Dilihat : 70 kali

ARAH BAIK – Akibat kebijakan baru Kementerian Komunikasi dan Informasi atau Kominfo akhir-akhir telah menjadi musuh masyarakat.

Drama Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat berbuntut protes panjang dari publik yang geram karena situs krusial penyambung hidup diblokir sedang judi online dilegalkan.

Menjawab protes tersebut, Menteri Kominfo, Johnny G. Plate muncul di Podcast Deddy Corbuzier yang diunggaj di YouTube pada Rabu, 3 Agustus 2022.

Johhny mengatakan, pihaknya tidak pernah melegalkan tindakan judi baik yang dilakukan secara offline maupun online.

“Judi tidak legal karena melawan hukum. Kita sudah hentikan, tapi dia muncul terus secara online,” katanya.

Alasan mengapa judi online masih berseliweran di kalangan pengguna internet di Indonesia, kata Johnny disebabkan oleh kemudahan teknologi digital.

“Setiap take down, dia mudah sekali mengunggah yang baru, jadi kejar-kejaran,” ucapnya.

Johnny menjelaskan bahwa saat ini Kominfo telah memperbaharui sistem cyberdrone-nya.

Sistem tersebut akan berpatroli memantau kegiatan ruang digital terus-menerus 24 jam sehari, sepanjang tahun.

Di pembaharuan ini, sistem patrol itu bukan hanya membaca secara alphabetical (kombinasi huruf), namun juga meliputi numerical (kombinasi angka) di sistem operator seluler (ISP).

“Jika ingin membaca ISP, berarti kita Kominfo harus berkomunikasi dengan pemiliknya (PSE),” kata Johnny.

“Meskipun saya minta (ke PSE) tapi dian menjawabnya kapan kan itu soal yang lain, sehingga kita harus mengambil inisiatif untuk intercept (memotong akses) Ded,” lanjutnya.

Menurutnya, tindakan demikian sudah yang paling baik, lantaran Kominfo bisa lebih agresif melakukan patrol ruang digital.

Terkai judi online, Kominfo memastikan tak ada kelonggaran hanya karena ada orang kuat di balik situsnya.

Baik dari dalam maupun luar negeri, selama situs tersebut beroperasi di dalam NKRI, Johnny mengatakan seluruhnya sudah pasti akan dibersihkan.

Ia menambahkan, dari 2018 hingga 2022 per tanggal 31 Juli, 534 ribu akun judi online telah di take down, meski akun lainnya muncul kembali secara masif.

Johnny mengungkap alasan soal beberapa situs yang nyatanya masih dilegalkan karena ada dalam daftar PSE.

“Soal yang terdaftar legal PSE-nya, saat dia mendaftar bisa saja belum terinditifikasi sebagai judi, tapi pada saat melaksanakan aktivitasnya akan terlihat,” ucapnya.

Hari ini Rabu, Johnny memastikan cyberdrone Kominfo sedang membersihkan 10 situs judi online yang legal terdaftar PSE. Maksimal sebelum pukul 24.00 WIB, seluruh situs itu diharapkan sudah musnah.***


Bantah Legalkan Judi Online Kominfo Ungkap Mengapa Situs Masih Bisa Diakses