Dilihat : 70 kali

ARAH BAIK – Titik terang kasus kiat terlihat, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengatakan segera memanggil Irjen Pol Ferdy Sambo untuk diperiksa.

Misteri tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, nama Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo menjadi nama yang kerap disebut-sebut.

Selain merupakan atasan langsung Brigadir Yosua semasa hidup, Ferdy Sambo juga merupakan pemilik rumah dinas dimana Brigadir Yosua tewas.

Untuk itulah Komnas HAM rencanakan pemanggilan terhadap sosok tersebut, usai semua bahan barang bukti berhasil diolah.

“Irjen Ferdy Sambo akan diperiksa kalau tahapan-tahapan semua bahan yang kita punya selesai,” ujar Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, Kamis 28 Juli 2022.

Sepanjang penyidikan terakhir, Komnas HAM telah memeriksa dan memintai keterangan seluruh Aide de Camp atau ajudan Irjen Ferdy Sambo.

Salah satu diantaranya ialah Bharada E, personel polisi yang diduga menembakkan peluru kepada Brigadir Yosua pada saat kejadian.

Choirul mengatakan, Komnas HAM telah memeriksa pula CCTV dan ponsel yang berkaitan dengan kasus ini.

Sebelum memanggil Ferdy Sambo, Choirul menyebut pihaknya kini tengah menyimpulkan lebh dulu hasil pemeriksaan seluruh bukti baru.

“Misalnya dalam konteks komunikasi terekam komunikasinya kayak apa, dalam konteks keterangan yang lain, keterangannya kayak apa. Dalam CCTV terekam, nant kayak apa prosesi CCTV-nya,” ucapnya.

“CCTV kami sudah dapat yak an, Cuma kami butuh pendalaman beberapa pihak, sehingga dari CCTV terus ada komunikasi, terus nanti kelengkapan keterangan, baru (setelah itu) akan panggil Irjen Sambo,” lanjut Choirul.

Choirul menambahkan bahwa Komnas HAM saat ini juga masih berkutat pada pemeriksaan digital.

Tim penyidik Komnas HAM sedang mengurai isi dari ponsel Brigadir Yosua hingga Irjen Ferdy Sambo, serta rekaman CCTV diminta ditunjukkan kepada Komnas HAM.

Oleh sebab itu pengambilan keterangan digital ini akan dilanjutkan pekan depan.

“Oleh karenanya, tadi kami sepakati mekanisme pengambilan keterangan digital dan siber ini kami akan lanjutkan minggu depan,” ujar Choirul.

Ia menjelaskan, masih ada 20 persen bukti dan bahan yang dibuuhkan demi memperkuat sisi terang dari misteri kematian Brigadir Yosua.

“Ya ini sekitar tinggal 20 persen lagi yang kami butuhkan untuk memperkuat sisi-sisi terangnya peristiwa,” ucapnya.***


Komnas Ham Bakal Periksa Ferdy Sambo 20 Persen Lagi Sisi Terang Kasus Brigadir Yosua