Dilihat : 77 kali

ARAH BAIK – Fenomena Citayam Fashion Week (CFW) akhir-akhir ini menjadi perbincangan masyarakat Indonesia.

Namun, ajang kreativitas fashion tersebut diduga dimanfaatkan oleh kalangan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender atau LGBT.                                                           

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati saat mendatangi ajang tersebut.

Riza mengungkapkan banyaknya kemunculan remaja laki-laki yang berpenampilan seperti wanita.

Menanggapi ajang Citayam Fashion Week, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga memberikan tanggapan.

MUI berikan tanggapan terkait adanya perilaku yang menjerumus LGBT di kawasan SCBD, tempat ajang Citayam Fashion Week.

Wakil Ketua MUI, Anwa Abbas mengatakan bahwa ia mendukung dampak positif dari Citayam Fahion Week dan perlu dilakukan evaluasi atas dampak negatifnya.

Ia menekankan kepada para orang tua di rumah sepatutnya melakukan evaluasi terlebih dahulu kepada diri sendiri, sebelum mengevaluasi anak-anak.

Menurutnya, perkumpulan remaja ini tidak bisa langsung disalahkan dan kritik bagi orang tua masing-masing harus berani disampaikan, sehingga bisa menemukan titik lemah yang menyebabkan remaja tersebut berperilaku demikian.

“Karena apa yang mereka lakukan tersebut jelas tidak terlepas kaitanyya dengan apa yang telah kita perbuat dan kita (orang tua) lakukan terhadap mereka (anak-anak),” ujar Abbas, dikutip dari Antara.

Ia mengimbau kepada orang tua untuk mengevaluasi caranya mengendalikan perilaku anak-anak, khususnya remaja laki-laki SCBD yang berdandan menyerupai wanita.

Menurut Abbas, tidak bisa dipungkiri bahwa mungkin saja orang tua memiliki kesibukan dengan pekerjaan atau usahanya yang berakibat kepada kurangnya pendidikan karakter di rumah.

“Kalalu yang positif kita dukung, tetapi kalau negatif, tentu harus kita stop. Kami meminta pemerintah agar dalam hal ini (perilaku menjerus promosi LGBT di Citayam Fashion Week) harus bertindak tegas untuk mencegah dan melarangnya,” tegas Abbas.

Ia mendukung tindakan penertiban dan larangan dari pemerintah apabila terjadi praktik yang bertentangan dengan agama dan norma di kawasan berlangsunya Citayam Fashion Week. Menurutnya, hal ini bertentangan dengan falsafah bangsa dan agama Islam.

Sementara itu, Riza menyampaikan bahwa ia mengharapkan peran serta dari semua pihak termasuk kalangan swasta hingga kalangan selebritas.

“Bagaimanapun anak-anak kita butuh berekspresi, butuh eksistensi diri, kami jaga kami didik. Para artis, selebgram bantu anak-anak, jangan semua harus pemerintah, swasta juga bantu dibimbing,” katanya.***


Citayam Fashion Week Diduga Disusupi LGBT MUI Perlu Dievaluasi