Dilihat : 76 kali

ARAH BAIK – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan alasan kenapa harga tiket masuk Pulau Komodo sangat mahal yakni Rp3,75 juta.

Ungkapan itu disampaikan Jokowi saat mengunjungi Pulau Rinca, NTT pada Kamis, 21 Juli 2022.

“Kami ingin konservasi, tapi kami juga ingin ekonomi lewat turisme, lewat wisatawan. Ini harus seimbang,” kata Jokowi, dikutip dari Kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Jokowi mengatakan kenaikan harga tiket masuk Pulau Komodo diputuskan sebagai bentuk konservasi bagi hewan-hewan yang tinggal disana.

“Sebenarnya sesimpel itu. Jangan dibawa kemana-mana karena pegiat-pegiat lingkungan, pegiat konservasi juga harus kita hargai masukannya,” tuturnya.

Sebagaimana diberitakan, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menetapkan tiket masuk Pulau Komodo dan Pulau Padar sebesar Rp3,75 juta.

“Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur sangat menghargai aspirasi masyarakat yang menolak terhadap tiket masuk sebesar Rp3,75 juta ke Pulau Komodo dan Pulau Padar. Semua aspirasi itu kami kaji namun tentu pemberlakuan taruf baru masuk ke Komodo, tetap dilakukan pada 1 Agustus karena sudah melalui kajian yang matang,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sony Zeth Libing di Kupang, Selasa 19 Juli 2022.

Menurut Sony, Pemerintah Nusa Tenggara Timur memiliki visi besar dibalik pemberlakuan tariff baru masuk ke Pulau Komodo yaitu menjaga Komodo dan ekosistemnya tetap lestari sampai kapan pun.

“Hal itu yang menjadi pertimbangan Pemerintah NTT untuk menetapkan tariff masuk ke Pulau Komodo dan Padar sebesar Rp3,75 juta agar ekosistem di daerah itu tetap terjaga secara baik,” katanya.***


Rp375 Juta Untuk Masuk Ke Pulau Komodo Konservasi Dan Ekonomi Jadi Alasan Jokowi