Dilihat : 174 kali

ARAH BAIK – Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) baik domestik maupun asing wajib mendaftarkan entitasnya kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebelum 20 Juli 2022.

Berdasarkan laman Kominfo, pendaftaran PSE tersebut bertujuan untuk menciptakan ruang internet yang aman dan sehat bagi masyarakat Indonesia.

Pendaftaran PSE dilakukan melalui sistem One Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) seperti mengacu pada Permen No. 17 Tahun 2019 tentang Sistem dan Transaksi Elektronik.

Bagi PSE yang tak mendaftarkan entitasnya pada Kominfo setelah lewat 20 Juli 2022, maka pihak Kementerian akan menjatuhkan sanksi berupa pemutusan akses terhadap sistem elektronik terkait (acces blocking).

Hal itu berarti, masyarakat Indonesia tak dapat menikmati lagi layanan yang diberikan PSE yang tak mendaftar ke Kominfo.

Apa PSE yang belum mendaftarkan diri ke Kominfo? Berikut PSE atau aplikasi yang belum mendaftarkan diri :

Daftar PSE Domestik yang Terancam Diblokir

  1. Peduli Lindungi
  2. Aplikasi Cek Bansos (Kemensos RI)
  3. Info BMKG
  4. Mobile JKN
  5. BPOM Mobile
  6. Halal MUI
  7. M-Pajak
  8. Jakarta Smart City
  9. Mawas Ozon
  10. KBBI (Badan Bahasa, Kemendikbud)
  11. Pikobar Jawa Barat
  12. Kaskus.com
  13. Bus Simolator Indonesia
  14. Angkot Simulator Indonesia

Daftar PSE Asing yang Terancam Diblokir

  1. Meta beserta aplikasinya seperti Messenger, WhatsApp
  2. Google
  3. Youtube
  4. Twitter
  5. LinkedIn
  6. Pinterest
  7. Tinder
  8. Tantan
  9. Tumblr
  10. Disney+
  11. Prime Video
  12. Grab
  13. GoTube
  14. PUBG
  15. Candy Crush
  16. Pokemon Go
  17. Minecraft
  18. Clash of Clans
  19. Garena AOV
  20. League of Legends
  21. Vainglory
  22. Free Fire
  23. Canva
  24. Skillacademy
  25. Duolinggo
  26. Brainly
  27. Cookpad

Adapun untuk aplikasi lain yang terdaftar dapat dicek melalui lama https://pse.kominfo.go.id/home.***


41 Aplikasi Ini Terancam Diblokir Kominfo Mulai 20 Juli 2022 Ada Peduli Lindungi Hingga Grab