Dilihat : 95 kali

ARAH BAIK - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut 28 produsen akan meluncurkan minyak goreng seharga Rp 14 Ribu per liter atau MinyaKita pada Rabu, 6 Juli 2022 besok.

“Jumlah produsen yang MinyaKita itu sudah ada 28 yang aktif,” kata Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kemendag Isy Karim kepada wartawan di Pasar Ciracas, Jakarta Timur, Selasa 5 Juli 2022.

Adapun peluncuran MinyaKita akan dilakukan di Kantor Kemendag. Tetapi, Isy tidak menjelaskan secara rinci berapa jumlah MinyaKita yang akan diproduksi pada tahap awal.

Ia hanya menyebutkan jumlahnya cukup banyak dan cukup untuk masyarakat di sekitar Kantor Kemendag di bilangan Gambir, Jakarta Pusat.

“Volumenya, kan namanya lauching, ya banyak, tapi hanya untuk masyarakat sekitar kantor saja,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan sejumlah produsen akan menjual minyak goreng curah dalam bentuk kemasan sederhana dengan harga Rp14 ribu per liter.

Zulkifli mengatakan akan mendistribusikan minyak goreng curah yang dikemas dengan kemasan sederhana bermerek MinyaKita.

Ia juga menargetkan minyak goreng curah yang dikemas dengan kemasan sederhana ini masuk ke rak-rak ritel modern.

“Karena sudah kemasan, maka pasarnya lebih luas, bisa masuk supermarket. Kalau curah harus dituang, kadang bisa menetes kotor, maka toko, minimarket tidak mau,” jelas Zulkifli.

Pemerintah akan memberikan insentif kepada pengusaha yang menyalurkan minyak goreng kemasan sederhana seharga Rp 14 ribu per liter.

Insentif akan diberikan dalam bentuk penambahan jatah ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO). Dengan kebijakan itu, pengusaha yang mengalokasikan CPO sebanyak 1.000 ton, maka akan mendapatkan jatah ekspor 5.000 ton sampai saat ini.

Nantinya, jika perusahaan ikut menyalurkan minyak goreng kemasan sederhana seharga Rp14 ribu, maka jatah ekspornya akan ditambah.***


28 Produsen Akan Meluncurkan Minyak Goreng Seharga Rp14 Ribu