Dilihat : 112 kali

ARAH BAIK – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bersumpah akan merebut kembali Kota Lysychansk di Donbas Timur dari penguasaan Rusia.

Zelensky mengatakan bahwa pasukan milter Ukraina akan kembali merebut Lysychansk dengan menggunakan senjata bantuan dari Amerika Serikat (AS).

Sumpah Zelensky itu muncul setelah militer Rusia menguasai Lysychanks dan membuat komandan militer Ukraina menarik pasukannya dari kota itu.

Kota Lysychansk di Donbass Timur berhasil dikuasai Rusia dalam tempo satu minggu setelah sebe,umnya juga berhasil mengambil alih wilayah Sievierdonetsk.

“Jika komandan tentara kita menarik orang dari titik-titik tertentu di depan, dimana musuh memiliki keunggulan daya tem bak terbesar, dan ini juga berlaku untuk Lysychansk, itu hanya berarti satu hal,” kata Volodymyr Zelensky, dikutip dari Reuters Senin 4 Juli 2022.

“Bahwa kami akan kembali berkat taktik kami, berkat peningkatan pasokan senjata modern,” lanjutnya.

Volodymyr Zelensky mengatakan, Rusia saat ini memusatkan area perang di area Donbass. Ukraina katanya, akan membalas dengan senjata jarak jauh seperti peluncur roket HIMARS yang dipasok AS.

“Fakta bahwa kami melindungi nyawa tentara kami, rakyat kami, memainkan peran yang sama pentingnya. Kami akan membangun kembali tembok, kami akan memenangkan kembali wilayah kami, dan orang-orang harus dilindungi di atas segalanya,” katanya.

Komandan militer Ukraina mengatakan pasukannya harus memilih opso mundur dari Lysychansk untuk meminimalisisr jatuhnya banyak korban militer Ukraina.

“Kelanjutan pertahanan kota akan mengakibatkan konsekuensi yang fatal. Untuk menyelamatkan nyawa para pembela Ukraina, keputusan dibuat untuk mundur,” katanya.

Di sebelah barat Lysychansk di wilayah Donetsk, sedikitnya enam orang tewas ketika kota Sloviansk dihantam serangan roket militer Rusia pada Minggu, 3 Juli 2022.

Sejak tak lagi memudatkan serangan di Ibukota Kiev, Rusia telah mengalihkan operasi militernya di jantung industri Donbas yang terdiri dari wilayah Luhansk dan Donetsk.

Kremlin mengatakan bahwa pihaknya merebut wilayah Luhansk untuk memberikannya kepda Republik Rakyat Luhansk yang memproklamasikan kemerdekaannya dan hal itu telah diakui Rusia.***


Pakai Senjata As Zelensky Bersumpah Rebut Kembali Donbas Timur Dari Rusia