Dilihat : 73 kali

ARAH BAIK - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) menilai kebijakan pemerintah yang melakukan uji coba pembelian minyak goreng curah dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter atau Rp15.500 per kg lewat aplikasi Peduli Lindungi tidak konsisten.

Sekretaris Jenderal Ikappi, Reynaldi Sarijowan mengatakan pemerintah selalu berganti-ganti kebijakan yang membuktikan kebijakan-kebijakan itu tidak efektif.

Sebelumnya, pemerintah telah lebih dulu menerapkan pembelian minyak goreng curah dengan menggunakan Kartu Keluarga dan Pakta Integritas. Kemudian sekarang adanya kebijakan pembelian minyak goreng curah dengan Kartu Tanda Pengenal (KTP) dan aplikasi Peduli Lindungi.

"Berarti sebelumnya tidak berjalan dengan baik dan tidak efektif," ujar Reynaldi kepada Bisnis, Senin 27 Juni 2022.

Menurut Reynaldi pembelian minyak goreng dengan menggunakan Peduli Lindungi itu akan menyulitkan masyarakat, karena mengharuskan adanya akses internet. Padahal, bisa dinilai bahwa minyak goreng merupakan kebutuhan bahan pokok dan sudah menjadi hak masyarakat untuk mendapatkan minyak goreng.

Reynaldi juga menjelaskan bahwa belum tentu masyarakat ke pasar tradisional membawa ponsel pintar. Untuk menambahkan kebijakan KTP mungkin masih bisa untuk diimplementasikan, sedangkan untuk penggunaan aplikasi Peduli Lindungi yang mengharuskan adanya internet kemungkinan tidak akan efektif.

"Maka kami mendorong pemerintah untuk mengkaji kembali, sosialisasi dan edukasi  dulu yang masif seluruh masyarakat dan pasar tradisional di Indonesia. Baru diterapkan kebijakan ini, kebalik pemerintah. Kebijakan dulu baru dipikirkan nanti dilapangkan," jelas Reynaldo. 

Reynaldi juga menyayangkan pemerintah tidak mengajak diskusi seluruh pihak yang terkait minyak goreng curah. Ia beranggapan seharusnya seluruh stakeholder diundang diskusi dari hulu ke hilir dan jalur ke tengah ke di distributor dan berbicara ke tengah bagaimana. 

"Bagaimana kalau di aplikasi tersebut ada error? Seharusnya kita banjirin dulu minyak goreng di pasar dengan harga yang ditetapkan oleh pemerintah," tutup Reynaldi.***


Uji Coba Pembelian Minyak Goreng Pakai Peduli Lindungi Pedagang Tak Semua Bawa Hp Dan Susah Sinyal