Dilihat : 103 kali

ARAH BAIK – Jokowi mengunjungi dua negara yang sedang berperang, yaitu Ukraina dan Rusia.

Namun sebelum ke Ukraina dan Rusia, Jokowi mengunjungi Jerman terlebih dahulu untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7, di sana Kepala Negara akan menyerukan perang harus dihentikan.

Seperti diketahui, Jokowi pada Minggu pagi, 26 Juni 2022 bertolak ke Jerman untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7, setelah itu Presiden akan mengunjungi Ukraina dan Rusia yang sedang perang.

“Pagi hari ini, saya dan rombongan terbatas akan berangkat untuk berkunjung ke beberapa negara. Yang pertama, akan ke Jerman untuk menghadiri KTT G7,”ujar Jokowi, dilansir dari laman Sekretariat Kabinet RI.

Jokowi menyebutkan bahwa dalam forum KTT G7 di jerman, Indonesia akan mengangkat isu perdamaian di Ukraina serta upaya untuk mengatasi krisis pangan dan energi global.

“Kita akan mendorong, mengajak negara-negara G7 untuk bersama-sama mengupayakan perdamaian di Ukraina dan juga secepat-cepatnya mencari solusi dalam menghadapi krisis pangan, krisis energi yang sedang melanda dunia,” pungkas Jokowi.

Presiden Jokowi menuturkan bahwa memang upaya ini tidak mudah, tetapi Indonesia akan terus berupaya.

Setelah dari Jerman, Jokowi akan melanjutkan kunjungan kerja ke Ukraina dan Rusia.

Jokowi akan membujuk dua pemimpin negara ini untuk berdamai.

Kepala negara akan mengadakan pertemuan dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

“Misinya adalah mengajak Presiden Ukraina, Presiden Zelensky untuk membuka ruang dialog dalam rangka perdamaian, untuk membangun perdamaian, karena perang memang harus dihentikan, dan juga yang berkaitan dengan rantai pasok pangan harus diaktifkan kembali,” terangnya.

Setelah itu, Jokowi akan melanjutkan kunjungan kerjanya ke Rusia untuk bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

“Dari Ukraina saya akan menuju ke Rusia untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin. Sekali lagi, dengan misi yang sama saya akan mengajak Presiden Putin untuk membuka ruang dialog dan sesegera mungkin untuk melakukan gencatan senjata dan menghentikan perang,” imbuh Jokowi.

Setelah dari Eropa, Presiden akan bertolak UEA dengan misi melanjutkan kembali pembahasan kerja sama ekonomi dan investasi antara Indonesia dengan UEA.***


Jokowi Kunjungi Ukraina Dan Rusia Bawa Misi Perdamaian