Dilihat : 74 kali

ARAH BAIK – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan untuk berkunjung ke Kiev, Ukraina pada akhir Juni 2022 ini.

Menindaki kunjungan tersebut, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) telah menyiapkan strategi untuk menjamin keamanan Jokowi.

Komandan Paspampres, Mayjen TNI Tri Budi Utomo menyebutkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan pelindung kepala dan rompi antipeluru.

Tak hanya itu, Paspampres juga akan membawa senjata laras panjang guna melindungi Presiden Jokowi selama kunjungan di wilayah perang Kiev, Ukraina.

“Kami sudah menyiapkan hel, rompi untuk kegiatan disana. Kami siapkan semuanya. Untuk senjata, yang biasanya kami tidak menggunakan senjata laras panjang, dari pihak Ukraia sudah memberi kami keleluasaan untuk membawa laras panjang,” ujar Mayjen TNI Tri Budi Utomo, dikutip dari Antara.

Paspampres yang mengawal Jokowi ke lokasi terdiri dari 10 personel tim penyelamatan, 19 personel grup utama, serta 10 personel tim pendahulu yang direncanakan berangkat ke Kiev hari Kamis.

Selama berada di Kiev, Jokowi bersama delegasi akan memakai pelindung kepala dan rompi antipeluru.

Berdasarkan komunikasi dengan KBRI dan negara berasangkutan, Tri menyebut Ukraina tidak membatasi jumlah amunisi atau peluru yang boleh dibawa.

“Komunikasi maupun koordinasi dengan KBRI dan mereka (Ukraina) sudah kami lakukan. Selanjutnya nanti tim pendahulu akan ke sana, lebih melekat lagi,” lanjutnya.

Jokowi dijadwalkan meumpang kereta api di Kiev. Pihak militer Ukraina akan turut mengawal saat orang nomor satu RI itu berada di sana.

Namun, Paspampres membatasi jumlah militer Ukraina yang boleh mendampingi.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi dijadwalkan menemui Presiden Ukraina Volodymir Zelensky di Kiev. Selain itu, ia juga akan mengunjungi Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow.

Kunjungan Presiden Jokowi merupakan cerminan kepedulian terhadap isu kemanusiaan terakit dengan perang yang melibatkan kedua negara tersebut.***


Rencana Kunjungan Jokowi Ke Kiev Paspampres Presiden Pakai Helm Dan Rompi Antipeluru