Dilihat : 76 kali

ARAH BAIK - Duta Besar Cina untuk Indonesia, Lu Kang menghadiri peresmian penyelesaian penggalian terowongan atau tunnel 2 yang merupakan terowongan terakhir dalam proyek kereta cepat Jakarta Bandung yang telah berhasil ditembus. Menurutnya, tunnel 2 mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi.

"Hari ini adalah hari ulang tahun bapak Presiden Joko Widodo dan ini harusnya hadiah yang paling disukai oleh beliau," kata Lu Kang di lokasi tunnel 2 proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung, Purwakarta, 21 Juni 2022.

Maka dari itu, kata ia, peresmian ini menjadi hadiah dalam ulang tahun Presiden Joko Widodo pada hari ini.

Kerja sama proyek ini, kata ia, memperat hubungan antara Indonesia dengan China, untuk itu ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam pembangunan proyek tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Dwiyana Slamet Riyadi, Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia mengatakan pada 17 Januari 2022 Presiden Joko Widodo sudah berkunjung ke tunnel 2 dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Ia juga menambahkan bahwa tembusnya tunnel 2 ini, menjadi kado bagi ulang tahun Jokowi.

"Jadi ini adalah hadiah ulang tahun yg sangat berarti dari proyek kereta cepat Jakarta Bandung," ujar Dwiyana. 

Adapun sebanyak 13 tunnel yang berada di proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) berhasil ditembus. Tunnel yang terakhir ditembus adalah tunnel 2 di Jatiluhur, Purwakarta pada 17 Juni 2022. 

Sebelumnya, pada 6 April 2022, Tunnel 4 yang berada di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta berhasil ditembus. Begitu juga dengan Tunnel 6 yang merupakan tunnel terpanjang yang berada di area KCJB berhasil ditembus pada bulan yang sama. 

"Berkat kerja sama dan koordinasi dengan semua pihak, seluruh tunnel yang berada di proyek KCJB berhasil ditembus. Tunnel 2 merupakan tunnel terakhir dari 13 tunnel yang ada di KCJB yang berhasil ditembus," ujar Presiden Direktur PT KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi dalam keterangan tertulis 18 Juni 2022 di tunnel 2.

Terjadi proses kolaborasi antar ahli dalam negeri dan luar negeri untuk menghadapi persoalan clayshale ekstrem. Dalam kolaborasi yang terbangun, tercipta transfer teknologi dan akhirnya membuahkan metode penanganan area clayshale ekstrem seperti surface getting dan metode penggalian dari three bench (tiga lapis) menjadi double sidewall (sembilan lapis). Solusi untuk menangani persoalan clayshale ekstrem ini akhirnya membuat kendala teratasi dan penggalian tunnel 2 bisa tuntas. 

Pada pembangunan tunnel sendiri, Dwiyana menjelaskan banyak terjadi transfer teknologi yang dilakukan, termasuk penggunaan metode-metode baru. Dwiyana mencontohkan di tunnel 1 misalnya. Pada proses penggalian tunnel satu digunakan Tunnel Boring Machine (TBM) raksasa dengan diameter 13,23 meter dan panjang 102,3 meter. 

Mesin bor atau TBM yang digunakan di tunnel 1 ini menjadi mesin bor terbesar pembuat terowongan di Indonesia dan Asia Tenggara. Penggunaan alat ini juga tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Mesin Bor Terbesar Pembuat Terowongan di Indonesia.***


Dubes China Hadiah Ulang Tahun Jokowi Semua Terowongan Kereta Cepat Sudah Tembus