Dilihat : 91 kali

ARAH BAIK - Sebagian orang mempunyai kulit berminyak secara alami. Jenis kulit ini dapat menghasilkan lebih banyak minyak terutama ketika diet tanpa vitamin dan nutrisi yang cukup, dan sering makan makanan manis.

Kulit berminyak tidak selalu harus terlihat mengkilap. Produksi minyak bisa dikurangi dengan mengikuti pola makan yang tepat.

Dikutip dari Shefinds, ada tiga makanan yang harus dihindari menurut dokter kulit Elaine F. Kung, pendiri Future Bright Dermatology, dan Adrienne O’Connell, Direktur Medis dan Presiden Laguna Beach Aesthetics.

1. Makanan ringan ultra-proses atau junk food

Ketika memikirkan makanan junk food, maka yang terlintas adalah kentang, permen, dan makanan ringan lainnya yang dikemas dalam kantong plastik atau pembungkus yang tertutu prapat.

Makananolahan ini, menurut O’Connell, harus dibatasi dan dilewati jika sering mengalami kulit berminyak.

“Karbohidrat olahan yang sering ditemukan di dalam makanan junk food dapat meningkatkan kadar gula dan menyebabkan produksi gula yang berlebihan,” jelasnya.

Lemak jenuh dan trans yang ditemukan dalam daging merah, mentega, pizza, keju, dan krim juga dapat meningkatkan peradangan pada kulit yang merangsang produksi minyak.

Kung juga menambahkan bahwa makanan yang indeks glikemik atau beban glikemik tinggi (alias gula,jus dan minuman ringan, biji-bijian olahan, makanan olahan, daging yang diawetkan) dapat meningkatkan androgen bebas dan faktor pertumbuhan insulin yang meningkatkan produksi sebum dan memungkinkan kulit jadi mengkilap.

2. Produk Susu

Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa makanan faktanya dapat mempengaruhi produksi minyak kulit.

“Susu, produk susu dan protein whey meningkatkan IGF-1, yang akan menyebabkan kulit lebih berminyak,” Kata Kung.

Meskipun mengonsumsi cukup vitamin D dan kalsium setiap hari sangat penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan, O’Connel memperingatkan bahwa susu yang berlebihan dapat menyebabkan kulit lebih berminyak.

“Produk susu mengandung hormon tinggi yang dapat merangsang kelenjar sebaceous untuk menghasilkan lebih banyak minyak,” jelasnya.

Jika minum susu atau krim dalam kopi sehari, O’Connell menambahkan bahwa kafein juga harus dibatasi untuk orang dengan kulit berminyak, karena meminumnya beberapa kali sehari dapat menyebabkan peningkatan peradangan dan memperburuk jerawat.

3. Alkohol dan makanan asin

Bahan minuman dan jenis makanan ringan ini memiliki efek produksi minyak yang sama pada kulit kita, O’Connel menyarankan untuk menghindarinya.

“Alkohol dan makanan asin membuat tubuh dehidrasi, yang membuat kulit memproduksi lebih banyak minyak untuk mengimbanginya,” jelasnya.

Ketika produk susu, kafein, makanan ringan olahan, alkohol, dan makanan asin harus dibatasi.

O’Connell memiliki beberapa saran makanan yang dapat membantu memerangi produksi minyak yang tidak diinginkan.

Mentimun adalah rekomendasi pertama dari O’Connel, karena 95% air yang membantu menghidrasi kulit, sementara juga mengandung antioksi dan kuat yang penting untuk kulit yang baik.

Pisang juga mengandung vitamin E dan potassium yang dapat meningkatkan kesehatan kulit, karena makan pisang sehari dapat mengecilkan pori-pori.

Rekomendasi selanjutnya yaitu, buah alpukat, karena buah ini merupakan pilihan yang bagus untuk kulit berminyak karena mengandung asam lemak yang mencegah sekresi minyak berlebih dari kelenjar sebaceous.***


Bagi Yang Mempunyai Kulit Berminyak Hindari 3 Makanan Ini