Dilihat : 97 kali

ARAH BAIK - Menikah menjadi salah satu tujuan utama banyak orang, saat ia memutuskan untuk menjalin hubungan ke jenjang paling tinggi.

Saat pernikahan terjadi, artinya sepanjang hidup kita akan selalu bersamanya, menghabiskan waktu, berbagi cerita, dan sama-sama mencari kebahagiaan.

Namun tidak untuk warga Jepang. Banyak dari mereka yang memutuskan untuk hidup sendiri, dibandingkan harus menjalin hubungan apalagi sampai menikah.

Bukan tanpa alasan, ternyata ada banyak alasan yang mendasari, mengapa kebanyakan warga Jepang lebih memilih jomblo daripada harus menikah. 

Satu dari empat lajang usia 30-an di Jepang, tidak memiliki minat menikah. Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan oleh badan pemerintah.

Hal tersebut diperkuat dengan Kantor Biro Kesetaraan Gender Jepang yang merilis hasil survei yang dilakukan pada 20 ribu responden dari usia 20 sampai 60-an.

Warga Jepang 'Ogah Ribet'

Survei yang digelar pada Desember 2021 dan Januari 2022 ini menunjukkan hasil, bahwa 25,4 persen responden perempuan dan 26,5 persen responden pria tidak ingin menikah.

Sebagian perempuan menolak menikah karena tidak siap dengan berbagai tugas rumah tangga dan mengurus anak yang dibebankan kepada mereka. Belum lagi saat mereka diharuskan untuk melayani suami atau pasangan mereka seumur hidup setelah menikah. 

Adapun alasan lain yang membuat perempuan malas menikah adalah karena tidak mau repot mengganti nama belakang.

Aturan warga sipil di Jepang adalah dalam satu keluarga hanya boleh memiliki satu nama keluarga saja. Perempuanlah yang harus mengganti nama mereka, mengikuti nama pasangannya. 

Sementara perempuan ogah ribet, responden pria memiliki jawaban berbeda terkait pernikahan. Mereka tidak mau menikah karena alasan ingin kebebasan selama mungkin dan ada juga dari mereka yang memang belum mapan. Sehingga keinginan untuk menikah menjadi tak sesegera mungkin. 

Lalu, ada juga yang memberikan jawaban karena belum menemukan pasangan hidup yang cocok saja. Sehingga, mereka masih betah jadi jomblo.***


Alasan Banyak Warga Jepang Lebih Memilih Jomblo Daripada Harus Menikah