Dilihat : 129 kali

ARAH BAIK – Sebuah komunitas petani di Lampang, Thailand utara memberi makan ayam-ayamnya dengan ganja.

Dilansir dari Straits Times, para petani mengklaim dengan memberi makan ayam dengan ganja akan meningkatkan kualitas daging dan telur.

Presiden komunitas Peth Lanna, Sirin Chaemthet mengatakan bahwa percobaan pakan ayam menggunakan ganja ini bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Chiang Mai.

Chaemthet menjelaskan mengapa petani memilih ganja setelah iduk ayam mereka ditemukan menderita bronchitis burung, meskipun sudah disuntik dengan antibiotik.

Namun, setelah diberi ganja, ayam-ayam tersebut memiliki kekebalan yang tinggi terhadap penyakit maupun cuaca buruk.

Pada akhirnya komunitas petani memutuskan untuk tidak lagi menggunakan antibiotik dan hanya memberi makan ayam mereka dengan ganja.

Chaemthet mengatakan bahwa komunitas telah menjual daging ayam dan telur masing-masing seharga 100 baht (Rp42.270) per kg dan 6 baht (Rp2.536) per kg.

Ia menambahkan nasi ayam yang dibuat dari ayam yang diberi makan ganja menerima respon baik.

Ke depannya, komunitas berencana untuk menjual ayam panggang menggunakan ayam yang diberi makan ganja.

Sementara itu, Ketua Dewan Tani Nasional Prapat Panyachatrak mendukung gagasan itu dan mengingatkan bahwa antibiotik dalam daging dan telur ayam membahayakan kesehatan konsumen, seperti menurunnya kekebalan dan alergi.

Panyachatrak mengatakan, selain memastikan keamanan konsumen, pemberian ganja kepada ayam juga membantu meningkatkan nilai komersial produk ayam.***


Petani Thailand Ini Beri Makan Ayam Dengan Ganja Kebal Penyakit Dan Cuaca Buruk