Dilihat : 104 kali

ARAH BAIK – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar Operasi Patuh yang resmi berlaku mulai Senin, 13-26 Juni 2022.

Operasi Patuh yang digelar selama 14 hari ke depan ini akan menyasar beberapa jenis pelanggaran lalu lintas.

Terdapat 8 pelanggaran lalu lintas yang akan disasar pihak kepolisian dalam Operasi Patuh tahun 2022 ini.

Operasi Patuh digelar dengan dua tujuan utama yakni meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Simak 8 sasaran tilang beserta dendanya dalam Operasi Patuh tahun 2022 ini :

  1. Knalpot Bising

Pengendara yang menggunakan kendaraan dengan knalpot bising akan ditindak dengan Pasal 285 ayat 1 dan pasal 106  ayat 3.

Pelanggaran terancam dikenai sanksi kurungan paling lama 1 bulan, dan denda paling banyak Rp250.000.

  1. Menggunakan Rotator Tidak Sesuai Peruntukan

Kendaraan berpelat hitam dengan rotator yang tidak sesuai dengan peruntukannya akan ditindak degan Pasal 286 ayat 1.

Pelanggar terancam dikenai sanksi kurungan paling lama 1 bulan dan denda paling banyak Rp250.000.

  1. Balap Liar

Pengendara yang melakukan balap liar akan ditindak dengan pasal 297 pasal 115 huruf b.

Pelanggar terancam dikenai sanksi kurungan paling lama 1 tahun dan denda paling banyak Rp3.000.000.

  1. Melawan Arus

Pengendara yang kedapatan melawan arus akan ditindak dengan pasal 287.

Pelanggar terancam dikenai sanksi berupa denda paling banyak Rp500.000.

  1. Menggunakan Ponsel

Pengendara yang kedapatan menggunakan ponsel saat sedang mengemudi akan ditindak dengan pasal 283.

Pelanggar terancam dikenai sanksi berupa denda paling banyak Rp750.000.

  1. Tidak Menggunakan Helm SNI

Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm bertaraf Standar Nasional Indonesia (SNI) akan ditindak dengan pasal 291.

Pelanggar terancam dikenai sanksi berupa denda paling banyak Rp250.000.

  1. Mengemudi Tanpa Sabuk Pengaman

Pengemudi kendaraan roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman akan ditindak dengan pasal 289.

Pelanggar terancam dikenai sanksi berupa denda paling banyak Rp250.000.

  1. Berbonceng Lebih dari Satu Orang

Pengendara sepeda motor yang kedapatan membonceng lebih dari satu orang akan ditindak dengan pasal 292.

Pelanggar terancam dikenai sanksi berupa denda paling banyak Rp250.000.***


Operasi Patuh 1326 Juni 2022 Simak 8 Sasaran Tilang Dan Dendanya