Dilihat : 72 kali

ARAH BAIK - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melihat implementasi sistem distribusi closed loop Program Minyak Goreng Curah Rakyat di Pasar Tradisional, Cikupat. Distribusi ini menggunakan aplikasi yang dilakukan oleh Pelaku Usaha Jasa Logistik dan Eceran (PUJLE).

Lutfi mengatakan dengan aplikasi teknologi digital, pemerintah memastikan distribusi minyak goreng curah dapat di kontrol sehingga tidak terjadi penyelewengan.

Dengan aplikasi ini, Lutfi menerangkan, bagi konsumen yang ingin membeli minyak goreng harus menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Ini bermaksud agar program minyak goreng curah tepat sasaran.

Mendag Lutfi menyebutkan, di Indonesia sudah terdapat 17 ribu pasar rakyat. Artinya, dengan jumlah penjualan sebanyak 10 ribu titik, sistem closed loop sudah dapat menjangkau 65% pasar.

“Jadi di tempat dengan jumlah penduduk yang padat, diharapkan konsumen akan mendapatkan minyak goreng curah sesuai harga eceran tertinggi (HET) di jarak kurang lebih 2—5 km. Proses distribusi diawasi dan dijaga melalui aplikasi teknologi untuk memastikan rakyat yang membutuhkan mendapat minyak goreng curah dengan harga terjangkau,” jelas Lutfi.***


Mendag Cegah Penyelewengan Distribusi Minyak Goreng Curah Lewat Aplikasi Digital