Dilihat : 119 kali

ARAH BAIK - Pemerintah Indonesia kembali memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) seluruh Indonesia, baik wilayah Jawa-Bali dan luar Jawa dan Bali.

Jika biasanya pemerintah melakukan perpanjangan PPKM selama dua pekan, kali ini memperpanjang hingga satu bulan. Pemberlakuan ini dimulai hari ini, 7 Juni hingga 4 Juli 2022.

Seluruh wilayah di Indonesia pada PPKM sebulan ke depan masuk kategori PPKM Level 1, kecuali Kabupaten Teluk Bintuni di Provinsi Papua Barat yang masih masuk PPKM Level 2.

Keputusan perpanjang PPKM ini tercantum dengan terbitnya Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) 29/2022 dan 30/2022 yang diteken Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Senin 6 Juni 2022.

Adapun aturan kegiatan masyarakat selama PPKM Level 1 dan 2 di Indonesia :

1. Work From Office (WFO)

Pemerintah menetapkan aturan pada kantor atau kegiatan sector non esensial daerah PPKM Level 1 bisa beroperasi 100 persen, serta perusahaan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses dan keluar tempat kerja.

Sementara untuk daerah PPKM Level 2 menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 25 persen dan WFO sebesar 75 persen.

2. Tempat Ibadah

Tempat Ibadah yakni, masjid, mushola, gereja, vihara, pura, dan klenteng serta tempat ibadah lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah di daerah PPKM Level 1 dapat mengadakan kegiatan peribadatan atau keagamaan berjemaah dengan kapasitas 100 persen.

Masyarakat tetap diminta agar tetap menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dengan memperhatikan ketentuan teknis dari Kementerian Agama.

Jika pada daerah PPKM Level 2 diizinkan beroperasi 75 persen dengan jam operasional maksimal pukul 22.00 waktu setempat.

3. Aktivitas di Mall

Aktivitas di pusat perbelanjaan, mal atau pusat perdagangan di daerah PPKM Level 1 di Indonesia, diizinkan beroperasi 100 persen sampai pukul 22.00 waktu setempat dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau penerapan protokol kesehatan lebih ketat yang sudah diatur oleh pemerintah daerah.

Sementara di daerah PPKM Level 2 diizinkan beroperasi 75 persen dengan jam operasi maksimal pukul 22.00 waktu setempat.

4. Rumah Makan dan Kafe

Selama PPKM Level 1, restoran atau rumah makan dan kafe dengan skala kecil, sedang, dan besar baik di lokasi sendiri maupun berada di pusat perbelanjaan atau mall dapat melayani makan di tempat dengan batas operasional maksimal 22.00 waktu setempat dan kapasitas 100 persen pengunjung.

Adapun restoran atau rumah makan dan kafe yang beroperasional mulai malam hari atau pukul 18.00 waktu setempat dapat beroperasi hingga pukul 02.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 100 persen.

Sementara  untk daerah PPKM Level 2, disediakan dengan kapasitas 75 persen dengan jam operasional hingga pukul 22.00 waktu setempat begitu pun dengan kafe yang buka mulai jam malam dapat beroperasi dengan kapasitas 75 persen dan maksimal pukul 02.00 waktu setempat.

5. Bioskop

Bioskop di daerah PPKM Level 1 dapat beroperasi dengan ketentuan kapasitas maksimal 100 persen pengunjung dan hanya pengunjung dengan kategori Hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk kecuali tidak bisa divaksin karena alasa Kesehatan. Sementara daerah PPKM Level 2 wajib memberlakukan kapasitas 75 persen.

Selain itu, anak-anak usia 6-12 tahun wajib didampingi orang tua dan menunjukan bukti vaksinasi minimal dosis pertama.

6. Area Publik dan Taman

Pemerintah juga mengatur fasilitas umum seperti area public, tamanu mum, tempat wisata umum dan area public lainnya di daerah PPKM Level 1 boleh dibuka dengan kapasitas maksimal 100 persen, sementara pada daerah PPKM Level 2, diberlakukan dengan kapasitas sebesar 75 persen dengan ketentuan protocol Kesehatan yang sama.

7. Kegiatan Seni di Fasilitas Umum

Terkini, kegiatan seni budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya, sarana olahraga dan kegiatan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) di daerah Level 1 dapat dibuka dengan kapasitas maksimal 100 persen pengunjung.

Sementara di daerah PPKM Level 2 wajib memberlakukan kapasitas maksimal 75 persen dengan menerapkan protolol kesehatan yang telah diatur oleh Pemerintah Daerah.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tambahan kasus Covid-19 selama sepekan terakhir (30 Mei-5 Juni 2022) mencapai 2.385, naik 30,7% dibandingkan dengan sepekan yang lalu (23-29 Mei 2022) tercatat 1.825. Artinya, kasus Covid-19 sudah naik dalam 2 pekan terakhir. Pada pekan sebelumnya, kasus Covid-19 naik 0,6%.***


Kasus Covid19 Naik Ppkm Diperpanjang Lagi Hingga 4 Juli 2022