Dilihat : 92 kali

ARAH BAIK - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan tariff terbaru wisatawan yang ingin menikmati pemandangan Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.

Luhut juga menegaskan bahwa rencana pembatasan kuota pengunjung dan kenaikan tarif untuk naik ke area stupa Candi Borobudur adalah upaya pemerintah untuk menjaga warisan budaya dunia tersebut.

“Kami sepakat untuk membatasi kuota turis sebanyak 1.200 orang per hari, dengan biaya US$100 untuk wisatawan mancanegara dan turis domestik sebesar Rp 750 ribu. Khusus untuk pelajar, kami berikan biaya 5.000 rupiah saja,” kata Luhut di akun Instagram pribadinya.

Semua turis, juga nantinya harus menggunakan pemandu wisata (tour guide) dari warga lokal sekitar Kawasan Borobudur.

“kami lakukan demi menyerap lapangan kerja baru sekaligus menumbuhkan sense of belonging terhadap kawasan ini, sehingga rasa tanggung jawab untuk merawat dan melestarikan salah satu situs sejarah nusantara ini bisa terus tumbuh dalam sanubari generasi muda di masa yang akan datang,” ujar Luhut.

Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau In Journey, Dony Oskaria tidak menampik bahwa wacana yang disampaikan Luhut memang sedang dikaji oleh pihaknya.

Ia menjelaskan rencana bahwa “memahalkan” biaya untuk naik ke Candi Borobudur ini dilakukan dalam rangka menjaga keberlangsungan konservasi situs bersejarah. Hal ini dilakukan agar tidak merusak kondisiasli Candi Borobudur.

Kendati demikian, Luhut mengatakan bahwa keputusan tersebut belum final.***


Tarif Masuk Ke Candi Borobudur Dipatok Hingga 750 Ribu