Dilihat : 116 kali

ARAH BAIK - Pemerintah berencana mengimplementasikan pelaksanaan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi telah ditutup yang akan memanfaatkan infrastruktur digital. Salah satunya yakni dengan aplikasi yang dimiliki PT Pertamina (Persero) yakni My Pertamina.

Hal tersebut agar penyaluran BBM jenis subsidi dan penugasan seperti RON 90 atau Pertalite  tepat sasaran. Lalu, apakah aplikasi MyPertamina ini mungkinkah diterapkan juga pada penyaluran Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg? berdasarkan data Pertamina sebanyak 93% LPG yang beredar di kalangan masyarakat luas saat ini merupakan LPG 3kg.

Wakil ketua Komisi VII DPR, Eddy Soeparno menilai sepanjang penerapan aplikasi tersebut dapat berjalan sesuai fungsinya dalam penyaluran BBM yang lebih tepat sasaran, pihaknya akan mendukung langkah yang akan dikerjakan oleh pemerintah.

“Pertama, apapun yang bisa dilakukan agar penyaluran Pertalite ke masyarakat betul tepat sasaran tentu akan kami dukung,” kata Eddy pada Jum’at 3 Juni 2022.

Oleh sebab itu, Eddy menyarankan supaya proses sosialisasi kepada masyarakat terkait penggunaan aplikasi My Pertamina harus segera dilakukan. Misalnya, semacam pemberian insentif dalam menggunakan aplikasi itu.

Sementara itu, ia juga tak setuju dengan penggunaan aplikasi My Pertamina untuk pembelian LPG 3 kg. karena, berbeda dengan Pertalite, belum tentu warga miskin mampu menggunakan LPG 3 kg mempunyai akses untuk mengoperasikan aplikasi tersebut.

“Kalau memiliki kendaraan logikanya mereka memiliki handphone untuk menggunakan aplikasi. Namun untuk untuk pengguna LPG 3 kg belum tentu menggunakan seperti itu. Belum tentu mereka punya kendaraan belum tentu mereka punya smartphone ya, jadi harus dilihat juga,” ujar Eddy.

Oleh karena, ia perlu menelaah lebih dalam mengenai penggunaan aplikasi My Pertamina untuk penyaluran LPG 3 kg. ***


Hanya Pertalite Dpr Tak Izinkan Beli Gas 3 Kg Pakai My Pertamina