Dilihat : 104 kali

ARAH BAIK – Pemerintah merencanakan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite akan memanfaatkan insfrastruktur digital. Salah satunya aplikasi yang dimiliki PT Pertamina yaitu My Pertamina.

Anggota Komite BPH Migas Saleh Abdurrahman mengatakan saat ini siapa saja bisa mengisi BBM subsidi khususnya solar. Orang yang berhak mengisi solar bersubsidi harus melakukan registrasi di aplikasi My Pertamina dan diverifikasi oleh BPH Migas.

“ke depan kita akan, tentu lewat sosialisasi macam-macam, kita kan menggunakan My Pertamina. Jadi untuk konsumen JBT (Jenis BBM tertentu), terutama solar mesti registrasi dlu ke My Pertamina, siapa dia, kita verifikasi orang ini berhak untuk menerimanya” jelas Saleh

Setelah disetujui, maka konsumen akan memiliki akses ke solar subsidi. Saat akan membeli solar, dia bisa menunjukan akses tersebut seperti QR Code.

“Kemudian, ketika di-approval maka nanti dia akan memiliki akses. Ketika dia masuk ke SPBU itu dimiliki, bisa juga seperti QR bisa ditunjukkan, dia bisa beli, tapi yang tidak diverifikasi orang itu tidak berhak menerima subsidi, dia tidak bisa, dia harus membeli JBU (Jenis BBM Umum), ujarnya.

Untuk melancarkan langkah tersebut perlu adanya revisi Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. Perpres tersebut mengatur siapa saja yang behak menerima BBM subsidi.

"Langkahnya bagaimana, langkahnya satu kita mesti melakukan revisi dulu Perpres 191 Tahun 2014. Karena Perpres itu mengatur siapa yang berhak menerima, transportasi, nelayan, UMKM itu diatur di situ," ujarnya.

“Untuk Pertalite ada beberapa opsi yang perlu dikaji. Kemudian opsi mana yang perlu diterapkan di lapangan yang paling mudah, termasuk dengan My Pertamina” pungkasnya.***


Siapsiap Beli Bbm Pertalite Dan Solar Akan Wajib Gunakan Aplikasi My Pertamina