Dilihat : 86 kali

ARAH BAIK - Penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) telah menyebar pada 10 kecamatan di Pekalongan, Jawa Tengah.

Hewan ternak terus ditekan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Saat ini, terdapat ratusan ekor sapi yang terindikasi PMK.

Sejak awal Mei, kasus sapi yang terindikasi terserang PMK terdapat di dua kecamatan, dan sekarang telah menyebar ke sepuluh kecamatan pada wilayah Pekalongan yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan. Sehingga total seluruh sapi yang terindikasi terserang PMK di kabupaten pekalongan yaitu sebanyak 262 ekor.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pangan Kabupaten Pekalongan terus melakukan berbagai upaya untuk menekan angka penyebaran PMK pada hewan ternak.

Kegiatan yang dilakukan diantaranya menutup pasar hewan, mengawasi lalu lintas penjualan hewan, melakukan penyemprotan disinfektan dan pemberian obat serta vitamin pada hewan ternak sapi.

Arif Rahman, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kabupaten Pekalongan menjelaskan bahwa saat ini data yang sudah masuk ialah Kecamatan Dadirejo, Kecamatan Wiradesa, Kecamatan Wonokerto, Kecamatan Kedungwuni, Kecamatan Talun, Kecamatan Kesesi, Kecamatan Paninggaran, Kecamatan Lebakbarang, Kecamatan Petung, Kecamatan Kajen, jadi totalnya ada 10 kecamatan.

Total sudah lebih 300 ekor sapi yang sudah diberi obat maupun antibiotik oleh petugas. Harapannya, sapi-sapi dapat sembuh dari PMK dan terhindar dari kematian.***


10 Kecamatan Di Pekalongan Terjangkiti Pmk Ratusan Sapi Terindikasi