Dilihat : 58 kali

ARAH BAIK - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan informasi bahwa ada produk publikasi atau edukasi lembaga antirasuah yang diperdagangkan di media sosial (medsos) serta marketplace.

Plt Juru Bicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati Kuding menginformasikan bahwa semua produk publikasi atau edukasi lembaga antirasuah tidak diperjualbelikan.

Maka masyarakat diminta untuk waspada terhadap dugaan penipuan yang bermodus jual-beli produk publikasi atau edukasi KPK. Ditekankan Ipi, seluruh produk publikasi KPK gratis.

Ipi Maryati Kuding menjelaskan melalui keterangan resminya bahwa KPK mengimbau kepada pihak-pihak dimaksud untuk tidak meneruskan tindakannya, karena telah melanggar hak cipta yang sepenuhnya dimiliki KPK dan ketentuan yang telah tercantum dalam buku tersebut.

"Bahwa buku atau produk-produk edukasi KPK boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya, diperbanyak untuk tujuan pendidikan serta non-komersial lainnya, dan bukan untuk diperjualbelikan," imbuhnya.

Lebih lanjutnya, Ipi menjelaskan bahwa masyarakat bisa mendapatkan produk publikasi atau edukasi KPK secara gratis. Caranya dengan mengunduhnya di portal pendidikan antikorupsi yang dikelola KPK melalui tautan https://aclc.kpk.go.id/pustaka/pendidikan. Atau masyarakat juga bisa mengajukan permohonan kepada KPK untuk mendapatkan versi cetak dari produk publikasi atau edukasi yang diinginkan.

Ipi juga mengingatkan kepada para pihak yang sengaja menjual produk publikasi atau edukasi KPK agar bisa menjaga integritas untuk diri sendiri maupun KPK.

"Kami terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menyebarkan nilai-nilai Integritas dalam rangka membangun budaya antikorupsi, dengan tetap mematuhi mekanisme dan ketentuan yang berlaku," ujarnya.***


Ipi Maryati Kuding Semua Produk Publikasi Atau Edukasi Kpk Tidak Diperjualbelikan