Dilihat : 75 kali

ARAH BAIK - Kasus cacar monyet telah menghantui di beberapa negara. Infeksi virus yang biasanya menyebar tidak terlalu parah itu telah menyebabkan kekhawatiran di seluruh dunia setelah 200 kasus terduga dan terkonfirmasi ditemukan sejak awal Mei di sedikitnya 19 negara, terutama di Eropa. 

Menurut laporan Badan Pengendalian Penyakit Nigeria (NCDC) pada hari Minggu, 29 Mei 2022, Nigeria melaporkan kemunculan 21 kasus sejak awal tahun ini dan satu ada satu pasien yang dilaporkan meninggal.

NCDC mengatakan bahwa di antara 61 terduga kasus cacar monyet yang dilaporkan sejak Januari, 21 di antaranya sudah dipastikan. Satu di antara 21 pasien penyakit itu, yakni pria berusia 40 tahun, meninggal.

Kasus-kasus di Nigeria dilaporkan muncul di enam negara bagian serta di ibu kota negara, Abuja.

NCDC mengatakan di antara 21 kasus yang dilaporkan sejauh ini pada 2022, belum ada bukti soal tranmisi virus yang baru atau tidak biasa, juga tidak ada perubahan wujud klinis yang didokumentasikan (gejala, bentuk, dan kedasyatan).

Badan Nigeria tersebut mengatakan bahwa selama Mei ada enam kasus yang terdeteksi.

Cacar monyet merupakan penyakit khas di negara-negara Afrika seperti Kamerun, Republik Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo, dan Nigeria.

Namun, menurut sejumlah ilmuwan kasus ini membuat terperangah sebab bisa menyebar ke Eropa. Tetapi dari 200 kasus yang dilaporkan di sejumlah negara di Eropa, belum ada laporan kematian.***


Wabah Cacar Monyet Makin Meroket Nigeria Laporkan 21 Kasus 1 Meninggal Dunia