Dilihat : 113 kali

ARAH BAIK – Warga Palestina dibuat marah atas apa yang dilakukan ribuan orang Israel saat memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa.

Ribuan orang Israel tersebut menggelar pawai dengan mengibarkan bendera Israel sambil menerikkan kata-kata rasis di kompleks Masjis Al-Aqsa.

Warga Palestina pun dibuat marah yang menyebabkan bentrokan saat pawai Zionis Israel itu.

Kementerian Luar Negeri Palestina geram dengan ribuan orang Israel yang memasuki kawasan suci ketiga umat muslim tersebut.

“Sejak dini hari, rezim pendudukan Israel telah memfasilitasi serangan yang melanggar hukum dan sangat menghasut oleh pemukim Isral ke dalam kompleks Masjid Al-Aqs,” katanya.

Kementerian Luat Negeri Palestina juga mengatakan tindakan itu merupakan bukti rezim Israel mengobarkan kebencian terhadap agama tertentu.

“Negara Palestina menganggap Israel, kekuatan pendudukan dan pejabatnya bertanggung jawab untuk mengadakan parade provokatif ini dan untuk setiap dampak ledakan. Sebagai  kekuatan pendudukan, Israel dibatasi oleh hukum internasional untuk bertindak hanya sebagai administrator, sementara wilayah Palestina, termasuk Yerusalem Timur,” katanya, dikutip dari WAFA News Agency.

Kementerian Luar Negeri Palestina menekankan bahwa Israel tidak memiliki hak di Yerusalem Timur, Kota Tua, Situs Suci, dan Tembok Ratapan, sebagaimana diakui dalam PBB.

“Situasi di lapangan sangat tidak stabil dan membutuhkan intervensi internasional segera oleh semua aktor terkait, termasuk PBB,” katanya.

“Rakyat Palestina dan memang kawasan membutuhkan perlindungan dari agenda permusuhan pemerintah Israel,” lanjutnya.

Ribuan warga Israel menggelar sebuah pawai di jalan raya utama Palestina di Kota Tua Yerusalem pada Minggu 29 Mei 2022.

Beberapa diantara orang-orang Israel menerikkan slogan-slogan rasis seperti ‘matilah orang Arab’.

Pawai itu disebut oleh orang-orang Israel sebagai peringatan hari penaklukan Kota Tua dalam perang Timur Tengah tahun 1967.***


Palestina Geram Ribuan Orang Israel Serbu Masjid Alaqsa Mereka Tak Punya Hak