Dilihat : 31 kali

ARAH BAIK - Presiden Jokowi akhirnya membuka kembali ekspor produk minyak sawit termasuk Crude Palm Oil (CPO) dan minyak goreng.

Jokowi juga optimis, harga minyak goreng akan semakin turun, termasuk di daerah-daerah yang saat ini masih naik.

Melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, pada Kamis, 19 Mei 2022, Jokowi mengumumkan bahwa ekspor minyak goreng akan dibuka kembali pada Senin, 23 Mei 2022.

Jokowi mengungkapkan, hasil pengecekan dan laporan, pasokan minyak goreng di pasar terus bertambah. Dimana, ujarnya, kebutuhan minyak goreng curah nasional adalah 194 ribu ton per bulannya. Pada Maret sebelum larangan ekspor, pasokannya hanya 64,5 ribu ton.

“Setelah pelarangan ekspor bulan April, pasokan sebanyak 211 ribu ton per bulan, melebihi kebutuhan nasional. Selain itu, terdapat penurunan harga rata-rata minyak goreng nasional dari sebelumnya dilarang berkisar Rp 19.800/kg. Setelah adanya pelarangan ekspor harga turun menjadi Rp 17.200-17.600/kg,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan bahwa penambahan pasokan dan penurunan ekspor merupakan usaha bersama dari pemerintah BUMN, juga swasta.

“Walapun ada beberapa daerah memang saya tahu harga minyak gorengnya tinggi. Saya yakin dalam beberapa minggu ke depan harga minyak goreng curah akan semakin terjangkau menuju harga yang kita tentukan karena ketersediaan semakin melimpah,” ujarnya.

“Berdasarkan kondisi pasokan dan harga minyak goreng saat ini, serta mempertimbangkan 17 juta orang di industri sawit, baik petani serta pekerja dan tenaga pendukung lainnya, maka saya memutuskan ekspor minyak goreng dibuka kembali pada Senin, 23 Mei 2022,” kata Jokowi. ***


Ekspor Minyak Goreng Akan Dibuka Minyak Goreng Curah Bakal Turun Harga