Dilihat : 53 kali

ARAH BAIK - Pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Badan Anggaran DPR RI menambah anggaran sebesar 18,6 triliun untuk perlindungan sosial.

Anggaran tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk Bantuan Langsung Tunai atau BLT kepada 20,65 juta Keluarga Penerima Manfaat atau KPM dan Bantuan Produktif Usaha Mikro atau BPUM.

Dengan bertambahnya ini maka anggaran perlindungan sosial di APBN 2022 menjadi RP 43,5 triliun dan diharapkan dengan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan kenaikan harga pangan yang melonjak akibat kondisi global.

"Jadi kalau masyarakat tanya apa manfaat dari APBN buat mereka, ini yang dalam bentuk perlinsos. Itu adalah yang langsung dinikmati oleh masyarakat," kata Sri Mulyani.

Tidak hanya anggaran untuk bansos, Bendahara negara ini juga meminta tambahan untuk belanja subsidi energi sebesar Rp 74,9 triliun, sehingga total subsidi energi menjadi Rp 208,9 triliun yang sebelumnya hanya Rp 134 triliun untuk merespon kenaikan harga minyak di pasar global.

"Kita mengusulkan tambahan untuk subsidi energi 2022 ini Rp 74,9 triliun yaitu untuk BBM, LPG, dan Listrik. Untuk tambahan subsidi BBM dan LPG Rp 71,8 triliun dan subsidi listrik Rp 3,1 triliun. Ini diusulkan untuk dibayarkan keseluruhan," pungkas Sri Mulyani.***


Bantuan Sosial Ditambah Jokowi Bakal Bagibagi Uang 18 Triliun