Dilihat : 57 kali

ARAH BAIK – Pemerintah telah memberi kelonggaran penggunaan masker, yaitu kini sudah tidak diwajibkan lagi menggunakan masker ketika aktivitas di luar ruangan.

Namun ada kebijakan baru dari PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) masih mewajibkan menggunakan masker ketika berada di dalam kereta.

VP Corporate Secretary KAI Comuter Anne Purba, mulai 18 Mei 2022 pihaknya akan menjalani operasi dan layanan KRL dan KA lokal sesuai aturan terbaru Surat Edaran Kementerian Perhubungan 57/2022.

Anne menjelaskan bahwa seluruh pengguna diwajibkan untuk memakai masker dalam kereta api. Begitu juga dengan menunjukan sertifikat vaksin melalui aplikasi Peduli Lindungi atau manual kepada petugas.

"Seluruh pengguna wajib memakai masker dengan benar hingga menutup hidung, mulut, dagu secara sempurna sesuai dengan aturan," kata Anne dalam keterangan resmi, dikutip Kamis 19 Mei 2022.

KAI Commuter juga memberlakukan aturan-aturan tambahan lainnnya dalam menggunakan KRL yaitu larangan berbicara secara langsung maupun melalui telepon selama dalam perjalanan.

Untuk pengguna yang membawa anak-anak khususnya balita, dihimbau untuk menghindari kepadatan saat hendak menggunakan KRL. Petugas juga akan mengatur KRL, selama tidak terlalu padat petugas akan mengizinkan untuk naik KRL.

Sedangkan dari aspek kapasitas yang beroperasi kereta komuter di wilayah aglomerasi termasuk KRL Jabodetabek dan KRL Yogyakarta-Solo diperkenankan hingga 80% atau 130-135 orang.

Sedangkan untuk KA lokal perkotaan di wilayah Merak, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya seudah diperbolehkan 100% kapasitas, meski terdapat aturan yang lebih fleksibel dengan penanganan pandemi Covid-19 yang membaik. ***


Aturan Baru Dilarang Bicara Di Dalam Krl Namun Tetap Pakai Masker