Dilihat : 154 kali

ARAH BAIK – Disaat pandemi Covid-19 belum berakhir, masyarakat Indonesia dikejutkan dengan adanya kasus kematian anak akibat hepatitis akut misterius.

Orangtua perlu meningkatkan kewaspadaan setelah tiga orang anak di Jakarta meninggal dunia karena hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya atau misterius. 

Badan Kesehatan Dunia atau WHO telah menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada kasus hepatitis  Akut dan belum diketahui penyebabnya yang menyerang anak-anak di Eropa, Amerika, dan Asia sejak 15 April 2022 lalu. 

Bersumber dari situs Sehat Negeriku, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah meningkatkan kewaspadaan menyikapi pernyataan dari WHO dan melakukan investigasi terkait penyebab penyakit ini. 

Laporan kasus hepatitis misterius ini pertama kali terjadi di Inggris Raya pada tanggal 5 April 2022. Sebanyak 10 kasus dilaporkan menjangkit anak-anak usia 11 bulan - 5 tahun pada periode Januari-Maret 2022 di Skotlandia Tengah.

Juru Bicara Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi, mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tetap tenang. 

"Lakukan tindakan pencegahan seperti mencuci tangan, memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih, tidak bergantian alat makan, menghindari kontak dengan orang sakit serta tetap melaksanakan protokol kesehatan,” jelas dr. Nadia seperti dikutip dari situs Sehat Negeriku. 

Gejala hepatitis akut pada anak

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan informasi tentang gejala serta cara mencegah penyebaran hepatitis akut pada anak. 

Mengutip pada Instagram IDAI, pemeriksaan laboratorium pada hepatitis misterius tersebut, tidak ditemukan adanya virus hepatitis tipe A, B, C, D, dan E. 

Agar orangtua lebih waspada, gejala hepatitis akut yang menyerang anak-anak tersebut diantaranya: 

  • Penurunan kesadaran
  • Demam tinggi atau riwayat demam
  • Perubahan warna urin (gelap) dan/atau feses (pucat)
  • Kuning
  • Gatal
  • Nyeri sendi atau pegal-pegal
  • Demam tinggi
  • Mual, muntah, atau nyeri perut
  • Lesu, dan atau hilang nafsu makan
  • Diare

Selain itu, tanda hepatitis akut pada anak juga terlihat dari serum Aspartate transaminase (AST) atau Alanine transaminas (ALT) lebih dari 500 U/L. 

Cara mencegah hepatitis akut pada anak

Sebagai langkah pencegahan hepatitis misterius menjangkit anak-anak, masyarakat perlu menerapkan beberapa hal berikut ini:

1. Masyarakat tetap tenang dan berhati-hati.

2. Mencegah infeksi dengan:

  • Mencuci tangan
  • Meminum air bersih yang matang
  • Makan makanan yang bersih dan matang penuh.
  • Membuang tinja dan atau popok sekali pakai pada tempatnya.
  • Menggunakan alat makan sendiri-sendiri Memakai masker dan menjaga jarak

3. Mendeteksi secara dini jika menemukan anak-anak dengan gejala untuk diri ke fasilitas layanan kesehatan terdekat. Gejala tersebut seperti:

  • Kuning
  • Mual/muntah
  • Diare
  • Nyeri perut
  • Penurunan kesadaran/kejang
  • lesu
  • Demam tinggi

Demikian informasi tentang gejala dan cara mencegah hepatitis akut yang masih misterius pada anak-anak. Seperti himbauan dari Kemenkes dan IDAI, tetap tenang dan terapkan langkah pencegahan penularan hepatitis.***


Gejala Dan Cara Mencegah Hepatitis Akut Pada Anak Yang Belum Ditemukan Penyebabnya