Dilihat : 203 kali

ARAH BAIK - Untuk mencegah kepadatan saat arus mudik, pemerintah akan menerapkan manajemen rekayasa lalu lintas dan manajemen kebutuhan lalu lintas, berupa penerapan ganjil genap.

Bagaimana kesiapan penerapan kebijakan tersebut?

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Korps Lalu Lintas Polri untuk memastikan penerapan kebijakan itu berjalan lancar.                      

"Sudah tadi malam kita bahas dengan Korlantas Polri, kampanye yang masif supaya masyarakat banyak yang tahu," kata Budi saat dihubungi Selasa, 26 April 2022.

Guna mewujudkan penerapan kebijakan itu, PT Jasa Marga (Persero) Tbk atas diskresi dari Kepolisian, melakukan uji coba penerapan rekayasa lalu lintas ganjil-genap di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

"Rekayasa lalu lintas ini dilakukan secara kondisional mulai pukul 11.00, Senin, 25 April 2022," kata General Manager Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Muhammad Taufik Akbar dalam keterangan tertulis Senin, 25 April 2022.

Terdapat dua lokasi pemilahan kendaraan berplat nomor ganjil dan genap, yaitu di Km 10 A Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek diberlakukan pemilahan jenis kendaraan golongan kecil berplat nomor ganjil dapat melintas di Ruas Jalan Tol Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ). Sedangkan untuk kendaraan berplat nomor genap diarahkan menggunakan Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah.

Penerapan uji coba kedua di Km 47 A Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek diberlakukan pemilahan kendaraan berplat nomor ganjil dapat melanjutkan perjalanan melalui Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Sedangkan kendaraan berplat nomor genap yang menuju arah Cikampek dialihkan melalui Gerbang Tol (GT) Karawang Barat.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan waktu mudik dengan jadwal ganjil genap yang akan diberlakukan secara situasional mulai 28 April mendatang.

“Kami mengimbau untuk masyarakat yang sudah memiliki kesempatan dan sudah libur bisa segera mudik lebih awal,” kata Sigit dalam keterangan tertulis yang diterima, di Jakarta, Selasa.

Perlambatan Saat Uji Coba Ganjil Genap

Adapun Kepala Bagian Ops Korlantas Polri, Kombes Eddy Djunaedi menyebut ketika uji coba ganjil genap pada Senin lalu, sempat terjadi perlambatan saat ada kendaraan berpelat nomor tidak sesuai tanggal yang dialihkan.

"Ada perlambatan pada saat kendaraan yang tidak sesuai dengan tanggalnya dilakukan pengalihan arus ke jalur arteri," kata Eddy kepada wartawan yang dikutip dari Bisnis.com.

Kendati demikian, lalu lintas di ruas tol Cikampek masih tetap kondusif. Dia mengatakan sudah mulai ada kendaraan yang melakukan perjalanan mudik. Namun, arus lalu lintas masih kondusif.

"Sudah mulai ada kendaraan yang akan mudik namun masih kondusif," kata Eddy.

Adapun Jasa Marga menyatakan siap mendukung segala kebijakan rekayasa lalu lintas atas diskresi Kepolisian. Jasa Marga telah mempersiapkan rekayasa lalu lintas atas diskresi Kepolisian tersebut untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, yaitu dengan mendukung kebijakan pembatasan kendaraan seperti penerapan ganjil genap, maupun one way.

Jasa Marga menempatkan petugas di lokasi-lokasi rawan kepadatan dan kecelakaan, pemasangan rambu-rambu, persiapan gardu reversible dan mobile reader di Gerbang Tol, serta berkoordinasi dengan kepolisian terkait.

Waspadai Kemacetan di Rest Area

Menurut Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Djoko Setijowarno, penting bagi masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan mudik secara bersamaan pada puncak arus mudik. Djoko menilai pekerja swasta secara umum seharusnya sudah bisa langsung melakukan perjalanan mudik beberapa hari sebelum 28 April 2022. Terlebih, jika yang memiliki opsi sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

"Jadi jangan menumpuk [di hari yang sama]. Makanya para pekerja sektor swasta kalau sudah bisa bekerja di rumah seharusnya sudah bisa libur lebih awal," kata Djoko.

Selain itu, Djoko menegaskan bahwa ruas jalan tol bukanlah satu-satunya titik yang perlu diawasi. Menurutnya, rest area juga perlu diawasi agar tidak terjadi penumpukan pemudik di dalamnya. "Rest area itu juga sumber kemacetan. Dulu tidak terpikir bahwa seperti rest area KM 57 itu padat seperti kampung," ujar Djoko.

Kementerian Perhubungan memprediksi ada 85,5 juta orang mudik selama periode liburan Idul Fitri. Sebanyak 14,3 juta pemudik berasal dari Jabodetabek.

Peningkatan mobilitas masyarakat sangat pesat pada Idul Fitri ini, jika dibandingkan Idul Fitri pada 2020, 2021, maupun Liburan Natal Tahun Baru 2021/2022. Dari potensi masyarakat yang mudik, 80 persen perjalanan mudik menggunakan moda transportasi darat.

Sedikitnya 40,2 juta orang menggunakan kendaraan pribadi baik mobil maupun sepeda motor. Adapun 26,7 juta memakai transportasi umum darat seperti bus, mobil sewa, mobil travel, kapal feri, dan taksi online.

SKB yang diterbitkan pada 13 April 2022 tersebut menyebutkan, penerapan ganjil genap pada angkutan jalan berlaku bagi kendaraan umum, pribadi, dan angkutan barang.

Seperti dikutip dari SKB itu, penerapan nomor pelat kendaraan ganjil- genap dan sistem satu arah akan diberlakukan pada:

Masa Arus Mudik

  • Kamis, 28 April 2022 mulai pukul 17.00 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB mulai dari KM 47 (Tol Jakarta-Cikampek) sampai dengan KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung);
  • Jumat, 29 April 2022 mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB mulai dari KM 47 (Tol Jakarta - Cikampek) sampai dengan KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung);
  • Sabtu, 30 April 2022 mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB mulai dari KM 47 (Tol Jakarta - Cikampek) sampai dengan KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung); dan
  • Minggu, 1 Mei 2022 mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB mulai dari KM 47 (Tol Jakarta - Cikampek) sampai dengan KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung).

Masa Arus Balik

  • Jumat, 6 Mei 2022 mulai pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB mulai dari Km 414 (Gerbang Tol Kalikangkung) sampai dengan Km 47 (Tol Jakarta - Cikampek);
  • Sabtu, 7 Mei 2022 mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB mulai dari Km 414 (Gerbang Tol Kalikangkung) sampai dengan Km 3 + 500 (Gerbang Tol Halim);
  • Minggu, 8 Mei 2022 mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan Senin, 9 Mei 2022 pukul 03.00 WIB mulai dari Km 414 (Gerbang Tol Kalikangkung) sampai dengan Km 3 + 500 Gerbang Tol Halim).

Di samping itu, Kepolisian dapat memberlakukan sistem satu arah mulai dari Km 442 (Gerbang Tol Bawen), dengan mempertimbangkan kondisi volume lalu lintas yang terjadi di lapangan.

Adapun ketentuan penerapan ganjil-genap dikecualikan terhadap kendaraan pimpinan lembaga negara RI, meliputi:

1. Presiden dan Wakil Presiden;
2. Ketua MPR, Ketua DPR, dan Ketua DPD;
3. Ketua Mahkamah Agung, Ketua Mahkamah Konstitusi, Ketua Komisi Yudisial; dan
4. Menteri dan pimpinan lembaga pemerintah nonkementerian.

Selanjutnya, kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing, serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara; kendaraan dinas dengan tanda nomor kendaraan bermotor dinas berwarna dasar merah dan/atau nomor dinas TNI/Kepolisian RI; kendaraan pemadam kebakaran; kendaraan ambulans; kendaraan angkutan umum dengan tanda nomor kendaraan bermotor berwarna dasar kuning; kendaraan yang digerakkan dengan motor listrik; kendaraan bertanda khusus yang membawa penyandang disabilitas.

Termasuk juga kendaraan untuk kepentingan tertentu, meliputi kendaraan Bank Indonesia; kendaraan bank lainnya; dan kendaraan untuk pengisian anjungan tunai mandiri dengan pengawalan dari Kepolisian; serta kendaraan warga yang berdomisili di sekitar ruas jalan yang diberlakukan penerapan ganjil genap.

Sedangkan penerapan ganjil genap pada angkutan barang tidak berlaku bagi mobil barang pengangkut delapan komoditas ini, yaitu :

1. Bahan bakar minyak atau bahan bakar gas;
2. Barang ekspor dan impor menuju/dari dan ke pelabuhan
3. Komoditi aut yang menangani ekspor dan impor;
4. Air minum dalam kemasan;
5. Ternak;
6. Pupuk;
7. Hantaran pos dan uang;
8. Barang pokok (beras; tepung terigu/tepung gandum/tepung tapioka; jagung; gula; sayur dan buah–buahan; daging; ikan; daging unggas; minyak goreng dan mentega; susu; telur; garam; kedelai; bawang; dan cabe); serta
9. Sepeda motor mudik/balik gratis.

Itulah kesiapan penerapan ganjil genap di jalan tol saat arus mudik.***


Bagaimana Kesiapan Penerapan Ganjil Genap Di Jalan Tol Pada Masa Mudik