Dilihat : 50 kali

ARAH BAIK – Terungkap asal tanah dan air yang dibawa Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ke Ibu Kota Negara Nusantara IKN.

Ganjar Pranowo mengungkap darimana asal tanah dan air yang ia bawa untuk disatukan di Ibu Kota Negara Nusantara IKN.

Ganjar Pranowo juga mengatakan mengapa ia memilih tanah dan air itu untuk dibawanya ke Ibu Kota Negara Nusantara IKN.

“Tanah dan air keramat yang saya pilih untuk disatukan dengan Tanah dan Air dari seluruh penjuru bumi nusantara,” tulis Ganjar Pranowo pada akun Instagram pribadi @ganjar_pranowo

Ia mengungkap darimana asal tanah yang dibawanya ke Ibu Kota Negara Nusantara IKN.

“Untuk tanah, saya ambil dari pusatnya Tanah Jawa, yaitu Gunung Tidar Magelang. Di sinilah marabahaya yang mengancam Jawa ditaklukkan,” ungkapnya.

Kemudian, ia mengatakan alasan dibalik kenapa mengambil tanah dari Gunung Tidar Magelang.

“Untuk menjaga keseimbangan, sebuah rajah ditancapkan di Gunung Tidar. Beliau adalah Syech Subakir. Rajah, makam dan senjata beliau dimakamkan di sana dan bisa kita temui hingga kini,” ujar Ganjar Pranowo.

Sementara itu, untuk air keramat ia ambil dari gunung paling sakral di Tanah Jawa.

“Sementara air, saya ambil dari Gunung Lawu,” kata Ganjar Pranowo.

Ia juga mengatakan alasan kenapa mengambil air keramat di Gunung Lawu.

“Di lereng Gunung itu ada sebuah pertapaan yang banyak dimanfaatkan oleh para tokoh dari dulu hingga sekarang,”  ungkap Ganjar Pranowo.

Ia mengatakan secara detail dimana tepatnya air keramat itu diambil.

“Namanya pertapaan Bancolono,” kata Ganjar Pranowo.

Selanjutnya ia menjelaskan bahwa di dekat pertapaan tersebut terdapat dua mata air.

“Di dekat pertapaan itu ada dua sendang yaitu Sendang Lanang dan Sendan Wedok. Siapapun yang samadi di sana selalu memanfaatkan sendang itu untuk bersuci. Konon, raja-raja di Tanah Jawa juga melakukan hal seperti itu,” kata Ganjar Pranowo.

Menurut Ganjar kedua mata air itu menyimpan energi positif.

“Dua tempat itu diyakini menyimpan energi positif yang sangat besar. Besarnya energy dan manfaat yang dihasilkan, saya kirim untuk disatukan di Ibu Kota Negara Nusantara,” katanya.

Ganjar Pranowo berharap tanah dan air keramat itu menjadi penguat yang ditanam di Ibu Kota Nusantara atau IKN.

“InsyaAllah Tanah dan Air itu menjadi satu dari sekian penguat yang ditanam  di sana,” tutup Ganjar Pranowo.***


Dari Sinilah Asal Tanah Dan Air Yang Dibawa Ganjar Pranowo Ke Ibu Kota Negara Nusantara Ikn