Dilihat : 140 kali

ARAH BAIK – Keputusan Presiden Jokowi terkait larangan untuk ekspor Crude Palm Oil atau kelapa sawit dinilai tidak membuat harga minyak goreng turun.

Ekonom senior, Rizal Ramli mengkritik keputusan Presiden Jokowi terkait larangan ekspor kelapa sawit.

Menurut Rizal, langkah yang diambil oleh Presiden Jokowi merupakan kebijakan asal popular.                           

“Inilah contoh kebijakan asal popular tapi ngasal. Kebijakan yang dirumuskan tanpa data-data kuantitatif tanpa simulasi dampak. Sekali cetek tatap cetek,” katanya dalam cuitan di Twitter @RamliRizal.

Selain Rizal, peneliti Center of Industry, Trade, and Investment Indef, Ahmad Heri Firdaus menduga akan kompensasi atau penalti yang harus dibayarkan perusahaan kepada negara tujuan ekspornya.

Indonesia sendiri mengekspor kelapa sawit ke banyak negara, diantaranya Cina, India, Pakistan, Amerika Serikat  bahkan Malaysia.

Ahmad mengatakan, kontrak ekspor kelapa sawit bersifat jangka panjang dan larangan tersebut tidak akan serta-merta membuat harga minyak goreng turun.***


Larangan Ekspor Kelapa Sawit Dinilai Tak Membuat Harga Minyak Goreng Turun