Dilihat : 124 kali

ARAH BAIK – Krisis iklim yang terus memburuk telah menimbulkan dampak nyata terhadap kehidupan di Bumi ini.

Bumi yang terus memanas telah menyebabkan pencairan besar satu-satunya lapisan es atau gletser di Indonesia, yakni Puncak Jaya, Papua.

Lapisan yang sebagian orang menyebutnya Eternity Glacier ini telah kehilangan sebanyak 6,8 persen dari luas permukaan.

Tahun 2010, lapisan es tropis tersebut menipis dengan kecepatan 7 meter atau 23 kaki tiap tahunnya.

Sebuah penelitian dari BMKG menunjukkan lapisan es terus mencair dan hanya sedikit yang tersisa dan diperkirakan akan hilang pada 2025 hingga 2027.

“Tahun ketika gletser akan hilang adalah antara 2025 hingga 2027,” kata Donaldi Permana, Koordinator Penelitian dan Pengembangan Iklim BMKG.

Donaldi mengatakan hal itu terjadi sejak revolusi industry sejak 1850 ketika negara-negara maju bergese dari agraris menuju ekonomi yang didominasi oleh industri yang melepaskan emisi gas rumah kaca yang menyebabkan suhu Bumi naik.

“Tapi kami baru mengetahui setelah tahun 1990-an, bahwa gletser di Indonesia mencair,” ujar Donaldi.

Lapisan es di gunung dengan ketinggian 4.884 mdpl tersebut mengalami pencairan lebih cepat saat El Nino pada 2016.

“Dari 2015 hingga 2016, hanya dalam satu tahun, kami kehilangan sebanyak kedalaman 5 meter,” tutur Donaldi.

Ia menambahkan, selama kurun waktu 5 tahun hingga 2021, kedalaman lapisan es di Puncak Jaya telah hilang 12,5 meter.

Pencairan lapisan es ini, kata Donaldi bisa berdampak terhadap hewan dan pepohonan di sekitar wilayah Papua.***


Hari Bumi 2022 Lapisan Es Di Puncak Jaya Papua Diperkirakan Habis Pada Tahun 2025