Dilihat : 208 kali

ARAH BAIK – ISIS menyerukan kepada anggotanya untuk menyerang Israel dan negara-negara Eropa di tengah perang Rusia-Ukraina.

Dikutip dari Times, ISIS harus memanfaatkan perang Rusia-Ukraina yang disebut sebagai tentara salib sedang berperang satu sama lain.                   

Juru bicara baru ISIS, Omar al-Muhajir mengatakan kepada anggotanya untuk mempersenjatai diri.

Al-Muhajir menyerukan kampanye balas dendam atas kematian pemimpin ISIS, Abu Ibrahim al Hashimi al Qurayshi yang diduga dibunuh dalam serangan AS pada awal tahun 2022 ini.

Media lain, rt.com mengatakan seruan ISIS tersebut terkait dengan seringnya Israeh melancarkan serangan liar kepada warga Palestina, terutama di bulan Ramadhan ini.

Kekerasan meningkat antara polisi Israel dan warga Palestina di masjid Al-Aqsa pada hari Jumat, 15 April 2022 lalu yang menyebabkan lebih dari 150 warga Palestina terluka.

Terdapat sebuah rekaman pembicaraan yang dilakukan ISIS membahas tentang “membebaskan” Yerusalem melalui pembentukan kekhalifahan.

Namun, para ahli yang dikutip dari Times tidak lagi percaya ISIS memiliki kemampuan untuk melakukan operasi besar di luar negeri.

Hal tersebut setelah kematian pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi oleh AS yang menyebabkan kelompok itu harus menyingkir ke wilayah yang relatif kecil di Suriah.***


Isis Serukan Serang Israel Dan Negara Eropa Di Tengah Perang Rusiaukraina