Dilihat : 105 kali

ARAH BAIK - PT Astra International Tbk (Astra atau Perseroan) membagikan dividen tunai sebesar Rp9.675.569.200.460 atau Rp239 per saham dari laba bersih konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp20.195.982.953.947.

Hal itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2022 (Rapat atau RUPST) yang digelar hari ini, Rabu 20 April 2022.                     

Dividen tersebut termasuk di dalamnya dividen interim sebesar Rp45 setiap saham atau seluruhnya berjumlah Rp1.821.759.891.300 yang telah dibayarkan pada tanggal 29 Oktober 2021.

Sehingga sisanya sebesar Rp194 setiap saham atau seluruhnya berjumlah Rp7.853.809.309.160 akan dibayarkan pada tanggal 20 Mei 2022 kepada Pemegang Saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 10 Mei 2022 pukul 16.00 WIB.

"Memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan pembagian dividen tersebut dan untuk melakukan semua tindakan yang
diperlukan. Pembayaran dividen akan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan pajak, Bursa Efek Indonesia dan ketentuan pasar modal
lainnya yang berlaku," tulis keterangan pers, Rabu 20 April 2022.

Sedangkan sisanya sebesar Rp10.520.413.753.487 dibukukan sebagai laba ditahan Perseroan.

Selain itu, hasil RUPS juga menunjuk kantor akuntan publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, anggota jaringan firma Pricewaterhouse Coopers, yang merupakan kantor akuntan publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, untuk melakukan audit Laporan Keuangan Perseroan tahun buku 2022.

Serta, menyetujui dan menerima baik Laporan Tahunan untuk tahun buku 2021, termasuk mengesahkan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan, serta mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk tahun buku 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan sebagaimana dimuat dalam laporan mereka tanggal 25 Februari 2022 dengan pendapat wajar dalam semua hal yang material.

"Dengan disetujuinya Laporan Tahunan dan disahkannya Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan dan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak tersebut, semua anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan diberikan pelunasan dan pembebasan tanggung-jawab sepenuhnya (acquit et decharge) atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang mereka lakukan selama tahun buku 2021, sejauh tindakan-tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak tahun buku 2021," ungkap manajemen. ***


Astra Bagikan Dividen Total Rp967 Triliun Atau Rp239 Per Saham