Dilihat : 40 kali

ARAH BAIK - Serial Layangan Putus Berasal dari Kisah Nyata drh Eca Prasetya? Ungkap Anak Kelimanya Meninggal

Serial Layangan Putus belakangan ini begitu banyak penontonnya, kisah menyayat hati itu disebut-sebut diambil dari kisah nyata drh Eca Prasetya.

drh Eca Prasetya diketahui adalah penulis cerita Layangan Putus, namun hingga kini sosok yang akrab disapa Mommy ASF itu tak mengungkap apakah cerita itu berdasarkan kisah nyata atau fiksi belaka.



Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Serial Layangan Putus Berasal dari Kisah Nyata drh Eca Prasetya? Ungkap Anak Kelimanya Meninggal, https://bali.tribunnews.com/2022/01/21/serial-layangan-putus-berasal-dari-kisah-nyata-drh-ecaprasetya-ungkap-anak-kelimanya-meninggal.

 

Baru-baru ini drh Eca Prasetya mengungkap kisah perihnya kehilangan anak kelimanya saat diwawancarai artis Zaskia Sungkar dan Shireen Sungkar
 

Mommy ASF berurai air mata lantaran diminta menceritakan kehidupan aslinya.

Saat disinggung perihal anak kelimanya, Mommy ASF tak bisa mengelak untuk bercerita.

Dalam vlog di kanal The Sungkars Family, Mommy ASF mengurai detail kematian anaknya.

Belum mulai bercerita, Mommy ASF sudah menitikkan air mata.

Sebab diakuinya, Mommy ASF merasa bersalah dengan anak kelimanya.

Mendapat ujian rumah tangga saat tengah mengandung anak kelima, Mommy ASF tak menyerah.

Kendati sudah punya empat anak yang masing-masing berusia 10, 8, 6, dan 4 tahun, Mommy ASF tetap mengusahakan yang terbaik untuk anak kelimanya.

"Aku merasa bersalah sama yang nomor lima. Karena sebelumnya, 1,2,3,4 itu kan dinantikan,dirawat, disayang. Tapi yang kelima itu sibuk kerja. Jadi pas kehilangan itu Aku nyalahin diri sendiri, takabur banget," ungkap Mommy ASF dilansir TribunnewsBogor.com pada Jumat (21/1/2022).

Namun di momen kehamilan anak kelima, Mommy ASF merasa tak cemas sama sekali.

"Waktu tahu hamil (anak kelima) itu sama dokter (bilang) pasti normal. Waktu itu periksa udah mau waktunya belum ada rasa kontraksi. Itu Aku bawa kerja banget, naik motor, bolak-balik. Aku ngerasa bisa dibawa kerja, nanti lahirannya mudah, kayak takabur," imbuh Mommy ASF.

Hingga akhirnya cobaan berat menghantam hidup Mommy ASF.

Seorang diri, Mommy ASF harus menerima kenyataan bahwa ia kehilangan anak kelimanya saat masih di kandungan.

"Aku keliling mall, pas sampai di rumah pecah ketuban, langsung dibawa ke rumah sakit. Normal semuanya, pembukaan sepuluh mules banget. Waktu mulai mengejan, kerasa bayinya turun, rahimnya pendarahan, itu udah hilang kesadaran, muntah-muntah, setelah itu sesar, tapi enggak bisa diselamatkan bayinya," pungkas Mommy ASF.

Tangisannya semakin gencar, Mommy ASF terus mengusap air mata.

Wanita berjilbab itu sontak menguatkan dirinya sendiri.

"Buat menghibur dirinya, oh mungkin Aku belum dipercaya sama Allah buat ada bayi ini. Udah ada kakak-kakaknya yang Aku harus fokus. Insya Allah dia (mendiang anak kelima) nunggu di surga aja," kata Mommy ASF.

Mendengar kisah pilu Mommy ASF, Zaskia dan Shireen Sungkar sedih.

Zaskia Sungkar bahkan menitikkan air mata sementara sang adik sekuat mungkin menahan tangisannya.

"Semangat ya Mom. Itu kan berat banget," imbuh Shireen Sungkar.

"Masya Allah. Allah kan enggak pernah zolim sama hambanya. Mbak yang kuat ya ngejalanin," kata Zaskia Sungkar.

"Allah enggak mungkin salah ngasih ujian," sambungnya.

Mengurai pesan kepada keempat putranya, tangis Mommy ASF kembali pecah.

"Mami minta maaf, banyak-banyak minta maaf. Pengin anak-anak bisa tumbuh kembang, bahagia, sehat, sholeh," ujar Mommy ASF.

Menguatkan Mommy ASF, Shireen dan Zaskia menyebut bahwa wanita yang berprofesi sebagai dokter hewan itu adalah sosok hebat.

Sebab kini ia bisa menghidupi keempat putranya

"Aduh gimana dong. Astaghfirullah," ujar Zaskia Sungkar.

"Insya Allah anak-anak bisa jadi orang luar biasa," doa Shireen.

"Kok Gue yang sesak ini. Ya Allah, mbak, nanti Allah ganti dengan keadaan yang lebih baik lagi," kata Zaskia Sungkar sambil mengusap air mata.

"Kita kan juga ngerasain mama papa pisah. Ya gimana orangtua ngobrol sama Kita dan akhirnya Kita menerima keadaan. Enggak semua anak broken home gimana-gimana kok. Kan ibunya Masya Allah," ungkap Shireen.

 

.

 

 



 


.