Dilihat : 128 kali

ARAH BAIK – Platform penipuan berkedok investasi beberapa waktu lalu sempat membuat heboh seluruh Indonesia.

Apalagi kasus Binomo yang tokoh afiliatornya adalah Indra Kenz serta kasus First Travel yang dulu juga sempat menghebohkan.

Para pelaku memanfatkan  masyarakat yang mudah tergiur dengan keuntungan besar dan harga murah untuk menggunakan platform mereka.

Pelaku menjanjikan keuntungan besar dengan sedikit atau tanpa risiko yang didasarkan platform invstasi bodong (ilegal).

Berikut ini daftar platform penipuan berkedok investasi yang sangat merugikan masyarakat :

1. Binary Option

Tertangkapnya afiliator Binomo dan Quotex yakni Indra Kenz dan Doni Salmanan menunjukkan borok platform trading binary option tersebut.

Apabila perusahaan menawarkan biner berupa tebak-tebakan dengan pilihan harga yang naik atau turun, makan dapat dipastikan platform tersebut ilegal dan bukan investasi.

Modus penipuan berkedok investasi, pada dasarnya dilakuka dengan investor memberikan uang kepada platform yang menjanjikan pengembalian tinggi.

Setelah investor menginginkan uang kembali, mereka akan dibayar dengan dana masuk yang diberikan oleh investor berikutnya.

2. Robot Trading

Robot trading sebenarnya tidak mengandungunsur trading di dalamnya, tetapi hanya hanya berisi skema prediksi atas pergerakan harga suatu barang.

Namun, kasus DNA Pro dan Millionaire Prime merugikan masyarakat yang ditaksir mencapai Rp97 miliar dan ada beberapa nama artis yang terseret kasus ini.

DNA Pro menjalankan kegiatan usaha penjualan robot trading yang belum berlaku secara efektif, terverifikasi atau tidak memiliki izin usaha penjualan langsung.

Bareskrim Polri diketahui telah menangkap dua orang tersangka kasus robot trading DNA Pro.

3. Suntuk Modal Alat Kesehatan

Penipuan bermodus suntik modal alat kesehatan juga memakan ratusan korban yang kerugiannya ditaksir mencapai Rp1,3 triliun.

Modusnya pelaku menjanjikan investor dengan keuntungan fantastis yakni 15% dalam waktu kurang dari sebulan dan bersifat tetap.

Skema penipuan suntik modal alat kesehatan adalah pelaku menggunakan sistem slot dalam menarik investor.

Tiap satu slot yang ditawarka pelaku senilai Rp200.000 dengan pengembalian Rp30.000.

Kasus penipuan ini pernah menyeret nama Kementerian Kesehatan dan Pertamina.

4. Umrah Murah First Travel

Pada tahun 2017 lalu, kasus Firs Travel cukup menghebohkan sebab merugikan puluhan ribu calon jamaah umrah yang kerugiannya mencapai Rp 1 triliun.

First Travel memberi iming-iming biaya umrah lebih murah dari harga normalnya yakni Rp14,3 juta dari Rp22 juta.

Namun kenyataannya para calon jamaah umrah akan dibeangkatkan jika ada pendaftar masuk yang menyetorkan dana.

Alhasil menyebabkan banyak calon jamaah yang gagal berangkat umrah tidak sesuai tanggal yang sudah ditetapkan.

Belajar dari kasus-kasus di atas adalah sebelum memulai investasi, terlebih dahulu check dan re-check apakah platform itu sudah terdaftar dalam OJK atau belum.***


4 Platform Penipuan Berkedok Investasi Ada Binomo Hingga First Travel