Dilihat : 183 kali

ARAH BAIK – Organisasi Kemerdekaan Palestina, Hamas menyatakan kesiapannya untuk berperang selama enam bulan dengan Israel.

Pernyataan itu dijelaskan oleh seorang pejabat senior di gerakan itu di TV al-Mayadeen yang berbasis di Beirut, Senin 11 April 2022.

“Perlawanan Palestina tidak akan tinggal diam. Kami telah mempersiapkan diri menghadapi musuh dan dan kami memiliki cukup persiapan untuk berperang selama enam bulan berturut-turut,” tambah Jabarin.

Sementara, beberapa kelompok ekstremis Yahudi menyerukan kepada otoritas Israel untuk mengambil bagian dalam inisiatif untuk mengadakan “Pengorbanan Paskah” di halaman Masjid Al-Aqsa yang akan digelar pada Jum’at depan.

Beberapa kelompok ekstremis israel mengumumkan hadiah finansial sebesar Rp 45 juta kepada mereka yang mampu membawa ternak ke kompleks Al-Aqsa dan berhasil melaksanakan qurban.

Kemudiah hadiah sebesar Rp 2,8 juta ditawarkan kepada mereka yang dapat memasuki komplek Al-Aqsa tetapi tidak berkurban.

Ada juga hadiah sebesar 1,7 juta untuk mereka yang mencoba dan gagal untuk masuk.

Seruan itu muncul pasca beberapa kelompok ekstremis yahudi mengadakan upacara tiruan pada hari Senin di dinding Selatan Masjid Al-Aqsa.

Sebuah sumber yang dekat dengan Hamas, lebih suka tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada The New Arab.

“Gerakan itu telah menyampaikan pesan kepada orang Mesir bahwa dengan mengadakan ritual keagamaan Yahudi dan menyembelih ternak di dalam Masjid Al-Aqsa, melanggar garis merah, dan akan mengarah ke situasi ekstrem,” katanya.

Dalam beberapa minggu terakhir, wilayah Palestina yang diduduki di Tepi Barat dan Yerussalem telah menyaksikan peningkatan ketegangan antara Palestina dan Israel.

Hal tersebut menyebabkan korban pembunuhan paling sedikit 15 orang Palestina dan 14 orang Israel. ***


Palestina Siap Perang Selama Enam Bulan Dengan Israel