Dilihat : 271 kali

ARAH BAIK - Bentrokan antara tentara Israel dan gerilyawan Palestina pecah di Kota Jenin, Tepi Barat, pada 13 April 2022.

Bentrokan tersebut diduga dipicu oleh seorang warga Palestina yang tewas setelah ditikam perwira polisi Israel. Kejadian tersebut menambah jumlah korban tewas.

Pasukan Israel melancarkan operasi militer hari keempat di Jenin setelah pemuda Palestina bernama Raad Hazem menyerang sebuah bar di Tel Aviv, Israel.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett merespons penyerangan itu dengan peringatan dan sumpah.

“Tidak ada batasan untuk perang ini,” kata Naftali Bennett.

Naftali Bennett tidak akan membiarkan pengacau di Israel hidup dengan tenang.

“Kami tidak akan membiarkan musuh kami menghentikan hidup kami,”ujarnya

Dalam pertempuran keempaat pada Selasa, 12 April 2022, tentara Israel menembakkan peluru tajam, granat, kejut, dan gas air mata.

Menurut ketengan dari Israel, para tentara hanya menembakkan tajam ke arah tersangka yang melemparkan alat peledak ke arah mereka serta ke arah tersangka bersenjata di daerah itu.

Sementara, warga Palestina menilai Raad Hazeem yang dibunuh oleh tentara Israel setelah perburuan besar-besaran adalah pahlawan mereka.

"Di sini faksi (Palestina bersenjata) bersatu melawan musuh bersama," kata Ismael, seorang buruh muda dari kamp Jenin, yang menganggap Raad Hazem sebagai pahlawan

Ia menyebutkan bahwa kekerasan militer Israel akan semakin meluncurkan perlawanan baru. ***


Palestina Memanas Perdana Menteri Israel Naftali Bennett Bersumpah Perang Di Tepi Barat