Dilihat : 228 kali

ARAH BAIK – Akhir-akhir ini ramai soal klaim Malaysia terhadap kesenian asli Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur yaitu Reog Ponorogo.

Bupati Ponorogo, Kang Giri kecewa terhadap Mendikbud Ristek Nadiem Makarim lantaran memprioritaskan jamu untuk didaftarkan ke UNESCO.

Kang Giri menuturkan bahwa pemerintah abai terhadap pelestarian dan pemajuan kebudayaan asli rakyat Indonesia.

“Kesenian adiluhung Reog Ponorogo menjadi satu-satunya warisan budaya yang masuk dalam prioritas pertama yang diusulkan dalam berkas usulan daftar warisan budaya tak benda yang membutuhkan perlindungan mendesak,” katanya Sabtu 9 April 2022.

Tulisan dengan Ucapan Berbeda

Salah satu tim pengusul Reog Ponorogo, Prof. Hamy Wahjunianto mengatakan surat yang dikeluarkan tim penyeleksi Kemendikbud Ristek menempatkan Reog sebagai nominator teratas.

Namun secara lisan, Kemendikbud Ristek menyampaikan jamu menjadi prioritas utama yang akan diusulkan sebagai warisan budata tak benda asal Indonesia.

“Tapi secara lisan disampaikan kalau jamu yang nomor satu,” ujar Hamy Jumat 8 April 2022.

Reog Ponorogo Harus Jadi Prioritas

Hamy menjelaskan beberapa hal yang membuat Reog Ponorogo harus menjadi prioritas utama usulan warisan budaya tak benda UNESCO.

“Pandemi mengancam keberlangsungan Reog karena seniman jarang pentas dan pengrajin tida lagi produksi,” katanya.

Menurutnya, UNESCO akan mengutamakan usulan warisan budaya yang terancam punah.

“Satu-satunya yang urgent adalah Reog. Tiga lainnya (jamu, tenun dan tempe) hanya layak masuk representatif list,” tutur Hamy.

Ia juga menambahkan bahwa semakin urgent lagi lantaran Malaysia mengajukan kesenian barongan yang meniru-niru Reog Ponorogo sebagai warisan budaya tak benda ke UNESCO.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar meminta pemerintah segera menginventarisasi dan menetapkan klasifikasi budaya asli Indonesia agar klaim negara lain tidak terjadi lagi.

“Setelah diinventarisir, saya minta (Reog Ponorogo) segera daftarkan ke UNESCO,” tuturnya.***


Bupati Ponorogo Kecewa Kepada Nadiem Makarim Bukannya Reog Malah Jamu