Dilihat : 48 kali

ARAH BAIK - Menjadi seorang pemimpin dalam suatu kelompok merupakan posisi yang sangat penting, baik dalam kelompok yang berskala kecil, maupun kelompok besar.

Ada yang mengatakan apabila pemimpin itu ialah orang yang dilahirkan.

Akan tetapi, berdasarkan artikel yang ditulis oleh Tim Stobierski pada laman Harvard Business School menuliskan bahwa jiwa kepemimpinan itu bisa diciptakan.

Pribadi yang bisa menciptakan serta membangun sifatnya dengan baik, maka ia bisa disebut sebagai seorang pemimpin.

Mengapa seorang pemimpin lebih menonjol dalam sebuah kelompok? Karena seorang pemimpin menanamkan waktu serta energinya lebih besar dari anggota lainnya, demi kemaslahatan bersama.

Dengan karakteristik kepemimpinan yang baik, maka sebuah kelompok yang dipimpin akan menghasilkan berbagai manfaat.

Anggotanya juga akan lebih merasakan kesejahteraan, bahkan terjadinya konflik pun bisa diminimalisir dan apabila ada konflik juga akan dengan mudah dalam penyelesaiannya.

Apa sih pentingnya sosok pemimpin?

Karakteristik kepemimpinan seorang pemimpin memperlihatkan kemajuan yang potensial.

Misalkan ada pelatih dan kapten dalam sebuah tim sepak bola. Peran pemimpin sangat penting dan berpengaruh pada kemampuan anggotanya ketika bertanding.

Nah, untuk menjadi pemimpin yang memiliki keterampilan dan kemampuan yang bagus, memerlukan latihan yang rajin dengan dibarengi tekad. Berikut caranya :

1. Menjadi Pendengar yang Baik dan Cerdas

Menjadi seorang pemimpin, tidak cukup hanya menjadi pendengar yang baik saja. Akan tetapi seorang pemimpin juga harus mau serta bisa mendengarkan orang lain.

Sebab, “menjadi seorang pemimpin tidak berarti harus selalu menjadi sorotan,” tulis Stacey Marone dalam sebuah artikelnya yang berjudul 9 Ways Develop Leadership Skills pada laman Wrike.

2. Disiplin

Untuk menjadi seorang pemimpin, membutuhkan kedisplinan yang baik, baik disiplin dalam hal pekerjaan, maupun dalam kegiatan sehari-hari. Dengan begitu, pemimpin akan memiliki nilai lebih di mata orang lain karena mampu menghargai waktu.

Dengan disiplin, pemimpin mampu menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu, tidak menunda-nunda tugas, serta membuat schedule harian.

Apablia seorang pemimpin mampu menghargai waktunya, maka secara tidak langsung ia juga akan menghargai waktu orang lain. Begitulah pentingnya sikap pemimpin yang akan membuat kerja kelompok lebih mudah dan efisien.

3. Mengasah Kepekaan Sosial

Sebagai seorang pemimpin, wajib memiliki sifat peka terhadap keadaan di lingkungan sekitar dan sosial. Untuk meningkatkan kemampuan ini bisa dengan cara bergabung pada organisasi, komunitas, atau klub.

Dengan begitu, seiring berjalannya waktu apabila Anda aktif di dalamnya, maka rasa peka akan bertambah secara alamiah.

4. Mengambil Banyak Peran

Cara selanjutnya ialah dengan berpartisipasi pada banyak peran di suatu aktivitas atau proyek. Maka Anda dapat melatih diri dalam memahami banyak Posisi. Harus berani dalam mencoba berbagai hal baru serta dalam mengambil tanggung jawab yang besar.

Meski begitu, Anda juga harus mengetahui batas kemampuan Anda. Jadi, jangan memaksakan diri dengan mengambil begitu banyak tanggung jawab, tapi tidak mampu menanganinya dengan tepat.

5. Terus Belajar

Cara lain dalam meningkatkan jiwa kepemimpinan ialah dengan terus belajar tanpa kenal Lelah, karena seorang pemimpin menyadari bahwasanya ia masih butuh belajar dan belajar.

Tidak harus belajar secara akademik karena pada dasarnya belajar bisa dilakukan dimana saja.

Menjadi seorang pemimpin memang tidak mudah.

Ingat! Pemimpin tidak dilahirkan, tetapi dibentuk dan diasah dengan cara belajar dan belajar.***


Catat Ini Dia 5 Cara Menanamkan Jiwa Kepemimpinan