Dilihat : 319 kali

ARAH BAIK – Melihat saat ini tingkat pengangguran di Kota Semarang didominasi oleh lulusan SMA, Ma’ruffin memberi tanggapan ini.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Semarang, tahun 2021 persentase tertinggi pengangguran di Kota Semarang adalah pendidikan SMA dengan 23,94 persen.                                       

Persentase tersebut membuat Ma’ruffin berpikir bagaimana mengurangi pengangguran dari masyarakat Kota Semarang yang berpendidikan SMA.

Ma’ruffin mengatakan bahwa para lulusan SMA perlu dilatih agar memiliki skill di era digital seperti sekarang ini.

“Dengan tingkat pengangguran lulusan SMA yang tinggi di Kota Semarang, perlu diadakan pelatihan yang sesuai dengan masalah saat ini,” kata Ma’ruffin.

Ia menyebut pelatihan digital marketing untuk memasarkan produk UMKM Kota Semarang adalah solusi untuk mengurangi pengangguran lulusan SMA.

“Salah satu solusinya adalah mendidik lulusan SMA tersebut dengan Digital Marketing untuk memasarkan produk UMKM Kota Semarang ke level lokal maupun nasional,” ujar Ma’ruffin.

Ia menambahkan Digital Marketing adalah bakat generasi millenial dan Z yang dimana mereka sangat cepat beradaptasi dengan perkembangan di era digital.

“Apalagi Digital Marketing adalah passion gen Millenial dan gen Z,” kata Ma'ruffin.***


Soal Pengangguran Di Kota Semarang Maruffin Gen Millenial Dan Z Punya Passion Digital Marketing