Dilihat : 323 kali

ARAH BAIK - Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional yang dipublikasikan oleh Badan Statistik Kota Semarang bahwa angka pengangguran setiap tahunnya di Kota Semarang selalu bertambah.

Pada bulan Agustus 2019 jumlah pengangguran di Kota Semarang berjumlah 43.198 orang, kemudian tahun berikutnya pada bulan yang sama meningkat signifikan mencapai 98.001 orang.

Sementara itu, Agustus 2021 jumlah pengangguran terus naik dengan jumlah 98.718 orang.

Banyak masyarakat di Kota Semarang kehilangan pekerjaanya di masa pandemi Covid-19 ini akibat terkena Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK.

Besarnya jumlah ini meyakinkan bahwa saatnya kita memberikan perhatian ekstra untuk menekan angka pengangguran di Kota Semarang.

N. Ma'ruffin, ST. atau biasa disapa Ma'ruffin hadir dengan visi membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, yaitu dengan cara akan memberikan pembuktian dengan mengentaskan 1.000 pengangguran di Kota Semarang sebelum Februari 2024.

Ma'ruffin juga mempunyai visi menjadikan Kota Semarang sebagai Kota Digital dengan menaungi para UMKM untuk merubah cara berjualan mereka dari yang tradisional ke digital dengan tujuan meningkatkan pangsa pasar mereka.

Mengetahui jumlah pengangguran itu, Ma’ruffin ingin mengajak mereka untuk meningkatkan skill dengan cara bergabung di Kampus Digital Marketing secara gratis.

Di Kampus Digital Marketing, untuk pembelajarannya dilakukan secara hybrid, yaitu dengan kelas tatap muka (offline) maupun kelas virtual (online) selama satu bulan.

Diharapkan bagi mereka yang telah mengikuti pembelajaran di Kampus Digital Marketing mampu menerapkan ilmunya di tengah masyarakat.

Sebagai contoh, mereka mampu mengelola serta meningkatkan penjualan produk secara online baik melalui sosial media maupun platform marketplace dan juga mempromosikan produk-produk tersebut tanpa harus keliling (outdoor).***


Mengentaskan Pengangguran Minimal 1000 Orang Di Kota Semarang Sebelum Februari 2024