Dilihat : 50 kali

ARAH BAIK – Asosiasi Pemerintahan Desa (APDESI) mendeklarasikan dukungan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kembali duduk sebagai pemimpin tertinggi negara untuk periode ketiga seusai Idul Fitri 2022.

APDESI yang diurus oleh kepala desa aktif ini mengaku sejumlah menteri berada di struktur organisasi, salah satunya Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

"Kalau ketua dewan pembina kan kita, anu, Pak Luhut, mau tarik-tarik ke mana terserahlah ya," kata Ketua Majelis Pembina Organisasi APDESI Muhammad Asri Anas seraya tertawa, saat ditemui usai acara, Selasa, 29 Maret 2022.

Lalu, ada juga dua penasehat organisasi, yaitu Menteri Desa Abdul Halim Iskandar dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Tersiar berita yang belum terkonfirmasi bahwa Luhut punya andil sebagai Ketua Dewan Pembina di APDESI.

Menanggapi informasi tersebut, Anas menegaskan para menteri termasuk Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan tidak mengendalikan kebijakan APDESI.

Luhut sebelumnya ikut disorot dalam pusaran isu perpanjangan masa jabatan presiden. Penyebannya karena Luhut mengklaim 110 juta orang mendukung penundaan Pemilu 2024.

Akan tetapi, Anas menyebut dukungan Jokowi 3 periode sebenarnya muncul karena aspirasi dari kepala desa mulai diterima oleh kepala negara ini. Ada lima aspirasi yang dibawa mereka, dari perubahan sistem gaji sekali tiga bulan bukan menjadi tiap bulan sampai penyederhanaan pelaporan Sistem Pertanggung jawaban atau SPJ.

"Jujur saja, lima aspirasi itu sudah empat tahun kami perjuangkan, tidak ada satu pun menteri yang serius menanggapi," katanya. Baru sekarang, kata dia, mulai ada respon dari pemerintah.

Sebaliknya, Anas mengklaim dukungan Jokowi 3 periode murni aspirasi internal. Ia bahkan bertanya siapa yang bisa memerintahkan kepala desa untuk memberikan dukungan ini.

"Presiden saja kami demo kemarin, saya juga yang nyuruh mereka demo," kata Anas, merujuk pada demo yang digelar APDESI pada 16 Desember 2021 lalu di Jakarta.

Ketua Umum APDESI, Surta Wijaya juga membantah ada arahan dari Luhut.

"Dia ngelarang malah, ketemu aja dilarang, kamu jangan cerita-cerita begitu," kata dia menceritakan ucapan Luhut, saat ditemui selepas acara.

Tak hanya deklarasi yang batal, tapi juga rencana Surta untuk menyuarakan Jokowi 3 periode saat berpidato.

"Udah saya ga berani ngomong, tadi saya udah mau teriak 3 periode, dilarang semua," katanya.

Anas juga menyampaikan bahwa dukungan Jokowi 3 periode murni dari aspirasi internal karena merasa tuntutan mereka diterima oleh presiden.

"Sekarang giliran aku belain dia (Jokowi), kenapa? Timbal balik dong," ujarnya.***


Dukung Jokowi 3 Periode Asosiasi Kepala Desa Pembina Kami Pak Luhut