Dilihat : 71 kali

ARAH BAIK – Badan Urusan RumahTangga (BURT) DPR RI meminta Sekretariat Jenderal (Sekjen) DPR RI untuk mengkaji ulang pengadaan gorden untuk rumah dinas anggota DPR yang dianggarkan mencapai Rp48,7 miliar.

Seperti yang diketahui masyarakat saat ini sedang mengalami kesulitan untuk mendapatkan bahan pokok terutama minyak goreng yang harganya melambung.

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Agung Budi Santoso, mengatakan akan meminta Sekretaris Jenderal DPR RI untuk meninjau lagi penganggaran untuk gorden, karena saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19 dan juga kelangkaan minyak goreng, jadi harus lebih menghemat anggaran, harus punya sense of crisis.

Meskipun pengadaan gorden sudah direncanakan sejak lama, politikus Partai Demokrat ini menyarankan agak sebaiknya program ini direalisasikan dalam waktu yang tepat, agar masyarakat tidak mengaggap dewan malah menghambur-hamburkan uang di tengah situasi sulit seperti sekarang ini.

“Saya rasa, eksekusi pengadaan gorden ini harus menunggu waktu yang tepat untuk direalisasikan, semua harus lebih transparansi terkait hal ini, termasuk pengawasan dari pihak terkait,” kata Agung.

Sebelumnya, DPR menyediakan penganggaran sebesar Rp48,7 miliar untuk pengadaan gorden di 505 unit rumah jabatan anggota DPR di Kalibata dan Ulujami, Jakarta, dimana satu rumah akan mendapatkan satu set gorden senilai sekitar Rp90 juta termasuk hitungan pajak.

Seperti diketahui, pihak DPR menyebut gorden tersebut terakhir kali diganti pada 2009 dan keinginan pihaknya memberdayakan produk dalam negeri.***


Anggaran Gorden Rp487 Miliar Burt Minta Sekjen Dpr Ri Kaji Ulang Pembelian