Dilihat : 57 kali

ARAH BAIK – Banyak manfaat dan keutamaan puasa di bulan Ramadhan. Bila diberi umur panjang untuk bertemu dengan bulan berkah maka jangan sia siakan, Mari kita tingkat amal saleh dengan berbuat baik dengan sesama.

Bulan Ramadhan merupakan salah satu bulan mulia. Di bulan ini memiliki keutamaan yang sangat besar. Di bulan suci ini pula umat islam berlomba-lomba untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

Hukum puasa Ramadhan yaitu Fardhu’ain bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat yang diwajibkan untuk berpuasa.

Syekh Izzuddin Abdil Aziz bin Abdussalam dalam kitabnya berjudul "Maqashid al-Shaum" menyebut 7 keutamaan tersebut adalah meninggikan derajat, menghapus kesalahan, mengendalikan syahwat, memperbanyak sedekah, penyempurnaan ketaatan, mensyukuri kenikmatan yang tidak disadari, mencegah keinginan untuk bermaksiat dan mempertajam perselisihan.

7 Keutamaan Puasa Ramadhan :

1. Meninggikan derajat

Pandangan ini didasarkan oleh beberapa hadist Rasulullah SAW, salah satunya yang artinya: “Tatkala Ramadhan telah tiba, dibukakanlah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka, dan setan pun dibelenggu.” (HR Muslim)

Dalam hadist riwayat lain juga menyebutkan yang artinya: “Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yang disebut al-Rayyan, di mana disediakan untuk mereka yang berpuasa. Barang siapa yang termasuk orang yang berpuasa maka ia akan masuk darinya (pintu al-rayyan), serta siapa yang memasukinya, ia tidak akan haus selamanya.” (HR Ahmad)

Dari dua hadist tersebut, Syekh Izzudin Abdil Aziz menyimpulkan bahwa kewajiban puasa di bulan Ramadhan serta keutamaannya mengisyaratkan bagi umat muslim untuk memperbanyak ketaatan. Artinya, dengan dibukaannya pintu surga sebagai simbol untuk memperbanyak ibadah, terutama yang wajib.

Tentang ditutupnya pintu neraka, maksudnya untuk mengurangi perbuatan maksiat. Manusia pasti membawa dosa ketika menghadap Tuhannya di akhirat kelak, yang membedakannya setiap umat yaitu kadar keimanannya.

Sementara Terbelenggunya setan ini mengisyaratkan tanda terputusnya kewaswasan bagi mereka yang berpuasa.

Artinya, baik buruknya setip insan tergantung pada dirinya sendiri. Karena itu, tidak etis jika manusia sudah dipertemukan dengan bulan ramadhan namun tidak memaksimalkan dalm ibadahnya.

2. Menghapus Dosa

Hal ini didasarkan pada hadist Nabi Muhammad SAW, “Ramadhan satu ke Ramadhan yang lain sebagai bentuk kafarat (dosa) di antara keduanya jika kamu menjauhkan diri dari dosa-dosa besar.” (HR Ahmad 2/400 dan HR Muslim No. 233 dalam Bab Thaharah).

Barang siapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim)

Yang dimaksud “Iman” dalam hadist tersebut yaitu meyakini kewajiban puasa dan melaksanakannya. Maksud dari “mengharapkan pahala” adalah merendahkan diri memohon pahala dari Tuhan.

3. Mengalahkan Syahwat

Keutamaan yang satu ini didasarkan oleh sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:

Wahai para pemuda, barangsiapa yang mampu untuk menikah, maka menikahlah. Sesungguhnya menikah lebih bisa menundukkan pandangan dan lebih mudah menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu menikah, maka berpuasalah, sesungguhnya puasa itu adalah penekan syahwatnya.” (HR Imam Ahmad dan Imam Bukhari).”

Jadi, dengan berpuasa Ramadhan, tidak makan dan minum itu dapat menjadi sarana untuk mampu mengalahkan syahwat. Beliau menuturkan, “Sesungguhnya lapar dan haus dapat mengalahkan syahwat bermaksiat.”

4. Perbanyak Sedekah

Menurut Syekh Izzudin Abdil Aziz, puasa dapat membuat manusia memperbanyak bersedekah. Beliau mengatakan bahwa: “Karena sesungguhnya orang berpuasa ketika dia merasakan lapar, dia mengingat rasa lapar itu. Hal itulah yang memberikan dorongan kepadanya untuk memberi makan pada orang yang lapar.”

5. Menyempurnakan Ketaatan

Imam Syekh Izzudin Abdil Aziz, puasa dapat mengingatkan akan rasa lapar dan hausnya api neraka. Karena itu mendorong orang yang berpuasa untuk memperbanyak ketaatan kepada Allah agar terselamatkan dari api neraka.

6. Bersyukur Atas Nikmat yang Tak Terlihat

Manusia seringkali lupa akan nikmat apa saja yang telah Allah berikan kepada hambanya.

Menurut Syekh Izzudin Abdil Aziz, jika seseorang berpuasa maka ia menjadi tahu akan nikmat Allah yang telah diberikan kepadanya seperti rasa kenyang dan terpenuhinya haus. Maka bersyukurlah atas nikmat itu.

“Karena nikmat tersebut baru mempunyai arti penting tatkala itu telah hilang,” katanya.

7. Mencegah Keinginan untuk berbuat Maksiat

Menurut Imam Izzudin, orang yang kenyang cenderung memiliki nafsu untuk bermaksiat, tapi saat lapar dan haus, fokusnya mencari makanan dan minuman, sehingga mengurangi keinginannya berbuat kejahatan.

Itulah 7 keutamaan berpuasa di bulan Ramadhan. ***


7 Keutamaan Puasa Ramadhan