Dilihat : 56 kali

ARAH BAIK – Kabar baik bagi yang berada di perantauan terutama di Jabodetabek, pemerintah mulai melonggarkan persyaratan bagi pelaku perjalanan.

Selama dua tahun terakhir ini masyarakat telah diberatkan dengan berbagai persayaratan sebelum melakukan perjalanan.

Sebelumnya masyarakat diwajibkan tes Antigen atau PCR sebagai persyaratan untuk naik kereta, kapal laut maupun pesawat terbang dan belum lagi PPKM.

Pemerintah telah mengambil kebijakan dengan melihat bahwa puncak pandemi Covid-19 varian Omicron di Indonesia telah melandai.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan tren positif Omicron menurun setelah mencapai puncaknya pada 16 Februari lalu yang berjumlah 64.718 orang.

Pekan lalu 1 – 7 Maret 2022 total kasus positif di Indonesia tercatat 205.657, turun 38,2% dibandingkan dengan pekan sebelumnya 332.525.

Kasus di Jawa-Bali tercatat 135.345, turun 39,6% dibandingkan pekan sebelumnya 223.960.

Melihat perkembangan tersebut, pemerintah semakin mantap melonggarkan persayaratan perjalanan yaitu menghapus kewajiban Tes Antigen atau PCR sebelum menggunakan moda transportasi.

Pemerintah juga melonggarkan level PPKM, misalnya di wilayah Jabodetabek sudah turun yang awalnya Level 3 menjadi Level 2.

Menteri Koordinator Bidang Kemartiman dan Investasi yang juga Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan berbagai pelonggaran itu merupakan bagian dari transisi menuju aktivitas normal.

Pemerintah percaya situasi pandemi sangat terkendali sehingga pelonggaran besar dilakukan dalam rangka perubahan pandemi  menuju endemi.

“Semua kebijakan dalam proses transisi yang akan kita lalui bersama. Semua upaya yang ada perlu edukasi yang mumpuni agar berdampingan bersama Covid-19 bukan hanya slogan saja,” kata Luhut.

Apalagi pada 2 April 2022 nanti awal Ramadhan sebagai momen yang dimanfaatkan sebagai kebangkitan ekonomi dimana sebagai puncak dari konsumsi masyarakat Indonesia.

Momen mudik Hari Raya Idul itri, puluhan juta masyarakat Indonesia juga akan kembali ke kampung halaman mereka.

Sebuah tradisi yang selama bertahun-tahun menggerakkan konsumsi dan ekonomi di daerah karena pandemi hal masyarakat jadi tidak bisa mudik selama dua tahun terakhir.

Momen Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun ini menjadi titik penting untuk melihat apakah semuanya bisa kembali normal seperti tahun-tahun sebelum pandemi.

Sudah dua tahun masyarakat prihatin karena pandemi ini dan kini saatnya Indonesia bisa menyambut momen Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri lebih semarak.***


Longgar Level Ppkm Turun Dan Cukup Vaksin Dosis 2 Tahun Ini Bisa Lebaran Di Kampung Halaman