Dilihat : 194 kali

ARAH BAIK – Julio halim, founder Bisa Ekspor mengungkapkan cara mendapatkan uang Rp 100 juta/bulannya di usia 19 tahun.

Pemuda dengan nama Instagram dan TikTok @julioioio ini menceritakan, ia tertarik di dunia bisnis saat usia masih muda.

Namun, keadaan ekonomi keluarganya membuat mimpi Julio harus sirna untuk kuliah di jurusan Bisnis.

Ia mencoba bangkit dari keterpurukan hingga akhirnya bisa sukses di usia muda.

Perjuangan Awal Julio

Julio mengaku bahwa sejak duduk di bangku SD ia sudah berjualan. Saat itu, ia menjual kartu Yu Gi Oh dan Tazos (mainan piringan bulat).

Masuk SMP, ia mulai berjualan baju-baju untuk geng-geng yang ada disekolahnya. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan uang jajan sebab orang tuanya sedang kesulitan dalam masalah ekonomi.

“Karena dari gue SD, SMP, SMA, nyokap gue ini jualan di kantin. Ya gue anak ibu kantin. Waktu itu gue berpikir mau gimana, ya nyokap gue bisa masak cuma bisa jualan di kantin sekolah. Mau gak mau gue harus dapat penghasilan tambahan dari jualan jaket, baju basket, sepatu basket,” tutur Julio dalam YouTube Julio Ekspor Selasa, 8 Juni 2021.

Beranjak SMA, Julio masuk bisnis MLM. Disamping itu, ia juga masih berjualan sepatu untuk menari karena dirinya seorang dancer. Penghasilannya saat itu Rp 1 juta hingga 2 juta/bulan dan ia gunakan untuk biaya sekolah.

Bekerja dengan Baik

Saat memasuki bangku kuliah, Julio kembali berjualan apapun ia bisa. Ia menjual arang ke tukang sate dan ia mengatakan bahwa ia harus bekerja dengan sebaik mungkin agar mendapatkan hasil yang maksimal.

“Apapun yang bisa dikerjakan ya dikerjakan sebaik mungkin. Kalau jadi tukang arang, gue harus punya arang terbaik dan menjadi penjual arang terbaik. Jadi itu sebenarnya yang selalu gue pegang dalam prinsip hidup,” katanya.

Julio berjualan arang selama tujuh sampai 8 bulan. Kemudian, Julio mencari di internet tentang manfaat arang lainnya dan menemukan bahwa arang bisa dijadikan briket. Briket arang merupakan bahan bakar padat yang mengandung karbo dan dapat menyala dalam waktu ayang relatif lama.

Setelah itu, Julio belajar cara membuat briket dan berusaha untuk mencari investor untuk membangun bisninya. Beruntungnya, ia mendapatkan investor teman dari ayah sendiri. Ia pun bersemangat dan terus berusaha untuk membuat briket agar menjadi lebih baik yang nantinya bisa di ekspor ke berbagai negara.

“Kurang dari satu tahun, pabrik gue dapat kontrak nilainya 1,4 juta dolar guys. Waktu umur gue 19 tahun jalan ke 20. Nilainya kurang lebih 1,4 juta dolar per tahun. Ya Rp13 miliar atau Rp14 miliar setahun atau artinya kita dapat kontrak Rp1,2 miliar sebulan. Itu kan omzet, kalau dipecah lagi gue bisa dapat Rp100 juta setiap bulan,” ujarnya.

Kunci Sukses ala Julio Hakim

Kunci sukses adalah jangan pernah menyerah dalam berusaha. Julio yang awalnya tidak memiliki modal sama sekali dan terus berusaha untuk mendapatkan penghasilan meskupun harus bersusah payah dulu.

“Jangan pernah nyerah seolah-olah dunia ini menghimpit kalian. Tenang aja guys, kalau kita terus kerja keras, terus berusaha, ikhtiar dan berdoa pasti ada jalannya. Gue juga mana pernah berpikir gue harus punya Rp100 juta di depan mata. Tapi gue berpikir apapun yang ada di depan mata gue kerjain sebaik-baiknya,” tutur Julio.

Saat ini, Julio Hakim berbisnis briket saja. Ia mulai memanfaatkan beberapa bagian lain dari tanaman kelapa untuk dijadikan bisnis. Julio juga merilis aplikasi Bisa Ekspor bagi orang orang yang ingin belajar ekspor. ***


Julio Halim Pemuda Berusia 19 Tahun Raih Rp13 Miliar Lewat Bisnis Ekspor