Dilihat : 274 kali

ARAH BAIK – Presiden Jokowi secara resmi memperbolehkan masyarakat untuk shalat tarawih secara berjamaah di masjid.

Mengetahui kasus Covid-19 di Indonesia terus membaik, shalat tarawih berjamaah diperbolehkan tetapi dengan memenuhi syarat ini.

“Tahun ini umat muslim dapat kembali menjalankan tarawih berjamaah di masjid dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Jokowi, dikutip dari Instagram @jokowi Rabu, 23 Maret 2022.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengatakan akan melonggarkan saat masyarakat akan beribadah pada bulan Ramadan mendatang.

Namun, pelonggaran tersebut perlu diimbangi dengan protokol lainnya, seperti kewajiban membawa sajadah pribadi dan alat shalat masing-masing.

Misalnya pada kegiatan tertentu seperti aktivitas di tempat ibadah karena kita mau memasuki bulan Ramadan, mungkin jaga jarak sudah tidak lagi djadikan salah satu indikator,” kata Nadia dalam konferensi pers virtual, Selasa 8 Maret 2022.

Pemerintah menyatakan tidak akan terburu-buru mengubah status pandemi menjadi endemic dengan syarat didukung terlebih dahulu oleh data-data ilmiah dan analis pakar.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Abraham Wirotomo mengatakan Presiden Jokowi menekankan penanganan kasus Covid-19 perlu memperhatikan aspek kehati-hatian.

Mengenai perubahan status pandemi menjadi endemi, bapak presiden menekankan kita tidak perlu tergesa-gesa dan memperhatikan aspek kehati-hatian. Presiden tidak ingin Indonesia kembali pada situasi awal pandemi,” kata Abraham melalui keterangan tertulis, Rabu 2 Maret 2022.***


Jokowi Perbolehkan Shalat Tarawih Berjamaah Di Masjid Tapi Ini Syaratnya